Bajaj Pulsar 220F 2026 Meluncur: Harga Tembus Rp51 Juta, Apa Hebatnya Dibanding NMAX Turbo?

Kamis, 19/02/2026 13:35 WIB
Ade Nugroho


Bajaj Pulsar 220F 2026
Bajaj Pulsar 220F 2026

mobilinanews (Jakarta) – Wah, sepertinya nostalgia memang mahal harganya! Bagi kamu yang dulu sempat merasakan era keemasan Bajaj di Indonesia, mendengar nama Pulsar 220F pasti langsung teringat pada sosok "Serigala" yang ikonik dengan half-fairing-nya.

Di tahun 2026 ini, Bajaj Pulsar 220F resmi "reborn" di Nepal dengan harga yang cukup bikin dahi berkerut: Rp 51 jutaan. Angka ini resmi melewati harga Yamaha NMAX Turbo Tech Max Ultimate di tanah air. Kok bisa motor yang desainnya "gitu-gitu aja" dibanderol semahal itu? Yuk, kita bedah apakah fiturnya memang sepadan atau sekadar jual kenangan.

Desain: Konsisten atau Ketinggalan Zaman?

Bajaj mengambil langkah berani dengan tidak merombak total desain 220F. Mereka tetap mempertahankan gaya semi-aerodynamic yang sudah menjadi jati dirinya selama lebih dari satu dekade.

Teknologi: Panel Instrumen yang Akhirnya "Melek" Digital

Ini adalah lompatan terbesar untuk edisi 2026. Bajaj tidak lagi memakai jarum analog yang legendaris itu.

  • LCD Negatif: Panel instrumen baru ini mirip dengan seri Pulsar N terbaru yang jauh lebih informatif.

  • Konektivitas Bluetooth: Kamu bisa menyambungkan smartphone ke motor untuk menikmati fitur Navigasi Turn-by-Turn, notifikasi panggilan, serta SMS.

  • Indikator Pintar: Terdapat fitur Distance to Empty yang memberi tahu sisa jarak tempuh berdasarkan bahan bakar di tangki.

Performa: Mesin Legendaris Berstandar Modern

Dapur pacu Pulsar 220F 2026 kini sudah memenuhi standar emisi BS6 dan kompatibel dengan bensin E20 (campuran ethanol 20%).

Spesifikasi Detail
Kapasitas Mesin 220cc, Oil-Cooled, DTS-i FI
Tenaga Maksimum 20,6 HP
Torsi Maksimum 18,55 Nm
Sistem Pengapian Twin Spark (2 Busi)

Meski tenaga 20,6 HP terlihat biasa saja dibanding motor 250cc modern, karakter mesin Pulsar dikenal memiliki torsi yang "nendang" di putaran bawah hingga menengah, sangat cocok untuk gaya berkendara stop-and-go atau menanjak di pegunungan.

 

Tag

Terpopuler

Terkini