mobilinanews (Jakarta) – Wah, sepertinya nostalgia memang mahal harganya! Bagi kamu yang dulu sempat merasakan era keemasan Bajaj di Indonesia, mendengar nama Pulsar 220F pasti langsung teringat pada sosok "Serigala" yang ikonik dengan half-fairing-nya.
Di tahun 2026 ini, Bajaj Pulsar 220F resmi "reborn" di Nepal dengan harga yang cukup bikin dahi berkerut: Rp 51 jutaan. Angka ini resmi melewati harga Yamaha NMAX Turbo Tech Max Ultimate di tanah air. Kok bisa motor yang desainnya "gitu-gitu aja" dibanderol semahal itu? Yuk, kita bedah apakah fiturnya memang sepadan atau sekadar jual kenangan.
Bajaj mengambil langkah berani dengan tidak merombak total desain 220F. Mereka tetap mempertahankan gaya semi-aerodynamic yang sudah menjadi jati dirinya selama lebih dari satu dekade.
Lampu Utama: Masih setia dengan Twin Projector Halogen. Di saat semua motor beralih ke LED, Bajaj tetap memakai bohlam kuning. Alasannya klasik tapi masuk akal: visibilitas saat hujan deras dan kabut jauh lebih unggul dibanding LED putih yang sering "mental" terkena air.
Sentuhan Modern: Meski lampu utama jadul, lampu sein kini sudah LED dan terdapat port pengisian daya USB untuk menjaga gadget kamu tetap on saat touring.
Ergonomi: Setang clip-on dan jok model split seat tetap dipertahankan untuk memberikan aura sporty tanpa mengorbankan kenyamanan punggung.
Ini adalah lompatan terbesar untuk edisi 2026. Bajaj tidak lagi memakai jarum analog yang legendaris itu.
LCD Negatif: Panel instrumen baru ini mirip dengan seri Pulsar N terbaru yang jauh lebih informatif.
Konektivitas Bluetooth: Kamu bisa menyambungkan smartphone ke motor untuk menikmati fitur Navigasi Turn-by-Turn, notifikasi panggilan, serta SMS.
Indikator Pintar: Terdapat fitur Distance to Empty yang memberi tahu sisa jarak tempuh berdasarkan bahan bakar di tangki.
Dapur pacu Pulsar 220F 2026 kini sudah memenuhi standar emisi BS6 dan kompatibel dengan bensin E20 (campuran ethanol 20%).
| Spesifikasi | Detail |
| Kapasitas Mesin | 220cc, Oil-Cooled, DTS-i FI |
| Tenaga Maksimum | 20,6 HP |
| Torsi Maksimum | 18,55 Nm |
| Sistem Pengapian | Twin Spark (2 Busi) |
Meski tenaga 20,6 HP terlihat biasa saja dibanding motor 250cc modern, karakter mesin Pulsar dikenal memiliki torsi yang "nendang" di putaran bawah hingga menengah, sangat cocok untuk gaya berkendara stop-and-go atau menanjak di pegunungan.