Ducati MX Team Indonesia Sukses Amankan Podium Ganda di Seri Kedua Kejurnas Motocross 2026

Senin, 18/05/2026 11:03 WIB
bagas


Diva Ismayana #26 dan Hilman Maksum #24 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)
Diva Ismayana #26 dan Hilman Maksum #24 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)

Mobilinanews (Karanganyar) - Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 yang berlangsung di Sirkuit Kelana Sakti, Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi panggung yang penuh emosi bagi Ducati MX Team Indonesia pada Minggu (17/5/2026). 

Setelah tampil perkasa sejak sesi latihan hingga kualifikasi sehari sebelumnya, tim pabrikan asal Italia versi Indonesia ini harus melewati balapan penuh drama sebelum akhirnya sukses mengamankan podium ganda.

Aroma kemenangan sejatinya sudah tercium sejak bendera start Race 1 dikibarkan. Crosser andalan tim, Diva Ismayana, langsung melesat dan mengambil alih posisi terdepan sejak putaran pertama.

Memanfaatkan performa motor Ducati Desmo450 MX Factory miliknya secara maksimal, Diva sukses menjaga ritme balap yang konsisten dan memperlebar jarak dari kejaran para rival hingga menyentuh garis finis di posisi pertama.

Kontras dengan dominasi Diva, rekan setimnya, Hilman Maksum, justru harus mengawali laga dengan perjuangan keras. Sesaat setelah lampu start padam, Hilman terlibat kontak fisik atau senggolan dengan rider lain yang menyebabkannya terlempar keluar dari lintasan.

Insiden tersebut memaksanya melorot ke urutan paling buncit. Kendati demikian, Hilman melakukan aksi comeback yang luar biasa. Memperbaiki posisi demi posisi secara agresif, ia secara impresif berhasil mengamankan podium ketiga di akhir Race 1.

“Pada race pertama, saya menjalani balapan dengan sempurna. Berhasil lepas dari rival dan membuat jarak yang lumayan jauh. Kondisi fisik saya pasca cedera juga sudah hampir 100 persen pulih,” ungkap Diva kepada Mobilinanews.com, Minggu (17/5/2026).

“Sayangnya di race kedua saya mengalami kendala teknis di motor yang mengharuskan saya keluar-masuk pit dua kali dan membuang waktu yang banyak untuk memperbaikinya. Semoga balapan berikutnya semakin baik,” tambahnya.

Seperti yang disampaikan Diva, jalannya Race 2 memang berubah menjadi ujian berat. Sempat kembali bersaing sengit di barisan depan sejak awal laga , Diva justru dihantam masalah mekanikal pada tunggangannya.

Kendala teknis ini memaksanya masuk ke area pit hingga dua kali untuk melakukan perbaikan darurat. Walau kehilangan banyak waktu berharga, mentalitas pantang menyerah membuat Diva tetap melanjutkan balapan hingga akhirnya mampu finis di tempat ketiga.

Di sisi lain, Race 2 menjadi momen pembuktian bagi Hilman Maksum. Tampil dengan manajemen balap yang jauh lebih rapi dan minim kesalahan, Hilman sukses mengunci posisi kedua secara konsisten hingga balapan usai.

Hasil ini sekaligus menandai momen perdana bagi Hilman sukses finis di depan rekan setimnya sepanjang musim berjalan. Mengenai performanya yang terus membaik, Hilman Maksum memberikan evaluasi terhadap penampilannya.

“Saya senang bisa memberikan hasil yang konsisten di race pertama dan kedua ini. Saya merasa, kondisi fisik saya sudah lebih meningkat dibandingkan balapan-balapan sebelumnya,” jelas Hilman.

Dengan demikian, melalui akumulasi poin dari dua balapan yang melelahkan tersebut, Diva Ismayana keluar sebagai juara kedua secara keseluruhan (overall) pada putaran kali ini dengan total raihan 45 poin. 

Sementara itu, performa konsisten menempatkan Hilman Maksum di peringkat ketiga overall dengan koleksi 42 poin. Tambahan angka yang krusial ini menjaga asa Ducati MX Team Indonesia dalam perebutan gelar juara nasional musim ini.

Meski membawa pulang trofi, tim mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil akhir ini karena target utama mereka adalah kemenangan mutlak. Johny Pranata, Team Manager Ducati MX Team Indonesia menegaskan akan adanya evaluasi menyeluruh pasca-balapan.

“Secara hasil, hari ini sebenarnya belum sesuai dengan yang kami targetkan setelah performa positif di hari sebelumnya. Hal ini tentunya akan menjadi evaluasi untuk tim secara keseluruhan agar kedepannya tidak terulang kembali,” pungkas Johny.

Tag

Terpopuler

Terkini