mobilinanews (Jepang) - Sesi pembuka, FP1 GP Jepang, mempertegas dominasi Mercedes setelah dua seri awal balap tahun ini di Australia dan China. Kini di GP Jepang, 4 mobil bermesin Mercedes jadi tercepat.
Posisi 1-2 masih milik tim pabrikan Mercedes dengan menempatkan para pemimpin klasemen sementara, George Russell dan Kimi Antonelli, pada P1 dan 2.
Yang menarik posisi 3 dan 4 bukan lagi milik Ferrari seperti sebelumnya. Kini diisi tim McLaren yang seolah bangkit dari kubur. Pasalnya, dua pekan lalu di GP China duet Lando Norris dan Oscar Piastri gagal menjalani start karena MCL40 mereka mogok.
Saat itu para teknisi super sibuk mencari sebabnya. Berbagai cara dicoba, bahkan sampai mengganti ECU (Electronic Control Unit) yang menjadi 'otak' sebuah kendaraan. Tapi, akar masalahnya tidak ketemu.
McLaren saat itu sampai 'hilang kepercayaan' kepada Mercedes sebagai pemasok mesin. Seperti ada yang disembunyikan pabrikan Jerman itu, terlebih karena sejak sesi pra musim Mercedes W17 milik Russell dan Kimi amat dominan dengan gap lebih dari 1 detik atas McLaren.
Jeda balapan selama 2 minggu, Mercedes pun mengirimkan teknisi khusus dari Mercedes-AMG High Performance Powertrains (HPP). Ini adalah divisi mesin yang berbasis di Brixworth, Inggris, dan merupakan bagian integral dari tim Mercedes di F1. HPH ini juga bertanggung-jawab pada mesin pasokan Mercedes kepada pelanggan seperti McLaren, Williams dan Alpine.
Setelah dikilik mekanik HPH, ketahuan kalau masalah yang dihadapi McLaren di China bukan dari mesin, melainkan dari sistem kelistrikan.
Hasil kerja tim HPH langsung tampak di FP1 GP Jepang pada Jumat (27/2). Norris dan Piastri belum mengalahkan duet Russell dan Kimi, tetapi kecepatannya sudah menempel ketat skuad pabrikan itu. Kini hanya kalah kisaran 0,1 detik saja. Norris di P3 cetak fastest lap 1 menit 31, 798 detik. Hanya kalah 0,132 detik dari Russell di P1 dengan waktu tempuh 1:31,666.
Lonjakan kecepatan itu membuat Team Principal McLaren Andrea Stella gembira karena setidaknya mereka kini berada di atas Frrrari. Soal apakah nanti McLaren menjadi penantang terdekat Mercedes pada sesi kualifikasi atau main race, tentu masih harus ditunggu. Pastinya, kepercayaan Stella kepada Mercedes sementara ini sudah terbangun lagi.
Duet Ferrari Charles Leclerc dan Lewis Hamilton berada di peringkat 5 dan 6. Masing-maaing dengan catatan waktu 1:31.955 dan 1:32.040. Diikuti Max Verstappen (Red Bull) di P7 dengan catatan 1:32.457.
Dan, sukacita Stella berlanjut dan makin tinggi usai sesi FP2. Karena Piastri menjadi pembalap tercepat dengan catatan waktu 1:30,133. Mengalahkan W17 besutan Kimi di P2 dengan selisih 0,092 detik sementara posisi 3 dan 4 dihuni Russell dan Norris.
Leclerc dan Hamilton masih di posisi sama seperti F1. Hanya Verstappen ysng pindah ke P10 karena P7 kini diambil alih Nico Hulkenberg (Audi).
Alex Albon (Williams) dan Oliver Bearman (Haas) melengkapi formasi 10 Besar tercepat dengan posisi 8 dan 9.
Menariknya, kalau catatan waktu begitu rapat di FP1 (di bawah 1 detik antara P1 dan 10), maka di FP2 jarak itu diganti Piastri dengan gap 1,376 detik atas Verstappen di P10.
Menarik karena di Australia dan China, Mercedes menghajar rivaĺ-rivalnya dengan gap 0,8 sampai 2 detik di grup 10 Besar. Artinya, sesi kualifikasi pada Sabtu (28/3) diperkirakan berlangsung sengit. Tidak sehambar Australia dan China. (r)