mobilinanews (Hungaria) - Banyak yang percaya joki utama Ducati, Marc Marquez, kini kembali ke trek perebutan gelar 2026 meski tertinggal 72 poin di klasemen sementara. Apa kata pemilik 7 gelar MotoGP itu?
Marquez meraih kemenangan perdananya di sesi grand prix MotoGP musim ini di GP Hungaria pada Minggu lalu. Kemenangan perdana sejak GP San Marino tahun lalu karena banyak dibekap cidera.
Meski mengaku belum pulih 100% dari cidera bahu kanan yang berpengaruh pada tangan kanannya, ia dinilai mampu mengejar defisit itu karena masih ada 14 seri balap hingga akhir musim. Dengan total poin maksimal yang bisa diraih per seri adalah 37 (dari sprint 12 dan sesi grand prix 25 angka).
Tapi, Marquez sendiri bilang tak merasa layak untuk bicara gelar 2026 pada saat ini. Kompetisi masih panjang dan tak ada yang tahu apa yang terjadi selama itu.
"Saya memang dominan di Balaton Park (GP Hungaria). Tapi sepekan sebelumnya di Mugello (GP Italia) saya tertinggal 10 detik di garis finish," dalihnya dikutip dari media resmi MotoGP.
Dominasinya di Balaton tak lepas dari layout lintasan yang lebih banyak tikungan kiri. Artinya, beban pergerakan pada bahu dan tangan kanannya tidak terlalu signifikan. Seperti sebelumnya, ia menyebut kondisi fisiknya belum seperti ia harapkan setelah operasi ganda pada bahu dan kakinya hanya dua minggu sebelum seri Mugello.
Ia juga realistis lantaran jagoan Aprilia yang menguasai klasemen, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, terlibat kecelakaan di Balaton dan pulang tanpa poin. Karena itu ia bisa memangkas jarak poin signifikan dari sebelumnya 102 menjadi sisa 72.
Setelah ini, katanya, balapan bergeser ke GP Rep.Ceko (21 Juni) dan GP Belanda (28 Juni dimana lay out lintasan Brno dan Assen didominasi tikungan ke kanan. Karena itu ia berharap istirahat hampir dua minggu jelang Brno kondisi.bahunya bisa membaik.
"Mari kita tunggu saja. Tapi, Anda tahu (sifat) saya, jika saya turun ke lintasan maka itu berarti saya siap fight menjadi tercepat. Baik di sesi latihan, kualifikasi.maupun balapan."
Usai seri Belanda, rombongan MotoGP kembali libur hampir dua pekan menuju seri Jerman di Sirkuit Sachsenring pada 12 Juli. Trek ini dominan tikungan kiri dimana ia meraih kemenangan terbanyak di situ seperti trek anticlockwise lainnya di Austin, Texas, AS. Nah, usai seri inilah Marquez menyebut potensinya berebut gelar akan terlihat lebih gamblang.
Sachsenring menjadi seri ke-11 kompetisi.musim ini. Artinya sudah separuh jalan dan menyisakan 11 seri sisa hingga yang terakhir GP Valencia di Spanyol.
Menarik menanti tinggal berapa banyak jarak poinnya dengan Bezzecchi atau Martin.
Dan, tak kalah menarik untuk dijadikan referensi peluangnya adalah fakta yang terjadi musim 2025 kala Marquez meraih gelar juara dunia kali pertama bersama Ducati. Saat itu ia kecelakaan berat di GP Indonesia dan DNF, selanjutnya ia absen dalam 4 seri balap terakhir.
Artinya ia tidak meraih sebiji poin pun pada 5 seri beruntun. Meski begitu ia dinobatkan menjadi juara dunia 2025 dengan keunggulan 78 poin atas adik kandungnya, Alex Marquez (Gresini Ducati), di posisi runner-up. Itu karena sebelum kecelakaan di Mandalika, Marquez sudah mengunci gelar di GP Jepang.
Ia menegaskan kondisi kesehatannya yang akan menentukan perebutan gelar tersebut. Bukan motor karena ia merasa Ducati Desmosedici GP26 besutannya sangat kompetitif saat ini.
Jadi, mari tunggu hingga 12 Juli nanti? Hanya tinggal sebulan lagi. (r)