Jakarta, mobilinanews.com - Komunitas Motor Besar Indonesia (MBI) chapter Depok, kembali rehat di 'rumah' kedua mereka, kali ini tak banyak anggota yang gabung tapi kekompakan dan kebersamaan mereka tetap sama meski hanya 6 anggota yang hadir di Warung Solo.
Akhir pekan bagi Warung Solo adalah 'hari komunitas motor", resto yang bergaya rumah khas Jawa penyedia masakan Jawa khususnya Solo menjadi tempat rehat beragam komunitas motor. Minggu (14/06) pagi enam motor bermesin V-Twin berjajar rapi di halaman parkir Warung Solo.
Kehadiran motor besar itu jadi pemandangan tersendiri bagi konsumen yang tengah menikmati sajian khas Warung Solo, motor besar yang diparkir rapi di sana ibarat kita ke sedang berada di 'showroom' Harley Davidson.
Ada yang bergaya motor petugas kepolisian ada pula bergaya retro klasik, keenam motor itu berwarna merah, kuning, putih, dan hitam menjadi warna yang mendominasi keenam motor besar pabrikan asal Amerika.
Saat rehat di Warung Solo di jalan Madrasah, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, anggota MBI chapter Depok menikmati masakan khas Solo seperti, lontong krecek, lontong opor, nasi goreng Jawa, nasi pecel ayam bakar, serta minunan seperti, kopi susu, teh hangat, cendol, teh sereh, stik durian, air mineral dan garak kendar.
Itulah sarapan pagi anggota MBI chapter Depok, yang selalu membuat mereka kembali dan kwmbali ke Warung Solo. Memang Warung Solo ini dikenal sebagai resto penyedia masakan Jawa khususnya Solo. Rata-rata konsumen yang pernah merasakan lezatnya hidangan Warung Solo, kembali ke sana dan mengajak kawan yang lain.
Konsumen saat kembali ke Warung Solo tak pernah sendiri, mereka selalu mengajak teman yang lain, mereka merekomendasi hidangan warung Solo nikmat dan dilayani penuh dengan keramahan. Rekomen mereka mengatakan, hidangan Warung Solo mengingatkan kita pada masakan ibu, selain lezat juga dilayani dengan keramahan.