mobilinanews (Jakarta) - BAIC Indonesia menutup partisipasinya di GIIAS 2026 dengan positif. Selama 11 hari penyelenggaraan pameran, booth BAIC berhasil menyedot perhatian.
Selama pemeran GIIAS 2026, hampir 20 ribu pengunjung, mencatat lebih dari 500 sesi test drive, serta membukukan 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk seluruh lini produk BAIC.
Di tengah tingginya antusiasme pengunjung, BAIC T1 sebagai produk EV terbaru BAIC Indonesia menjadi salah satu daya tarik utama.
Kehadiran perdana BAIC T1 di ajang ini mendapat respons positif dari konsumen, yang terlihat dari tingginya minat pengunjung untuk mengenal lebih jauh dan mencoba langsung melalui sesi test drive.
Pada debut perdananya di ajang ini, BAIC T1 berhasil mencatat 139 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Pencapaian tersebut menunjukkan cukup baiknya penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik pertama BAIC di Indonesia.
Dari respon konsumen yang telah mencoba BAIC T1 tergolong positif dan apresiatif, terutama karena konsumen menilai produk ini memiliki kombinasi desain yang menarik, kabin yang nyaman dan luas, performa serta akselerasi yang responsif.
Di tengah riuhnya antusiasme dan rasa penasaran konsumen terhadap kendaraan EV pertama BAIC di Indonesia, BAIC BJ30 HEV diam-diam mencuri hati para konsumen BAIC dengan perolehan SPK terbanyak dibandingkan produk BAIC lainnya.
Dari total keseluruhan SPK yang berhasil dibukukan, BAIC BJ30 HEV menjadi model dengan permintaan tertinggi, mencatat 201 unit. Disusul BAIC BJ40 sebanyak 51 unit, BAIC X55 II sebanyak 16 unit.
Dominasi BAIC BJ30 HEV menunjukkan bahwa karakter SUV tangguh masih menjadi pilihan utama konsumen Indonesia terhadap BAIC. Namun di saat yang sama, kebutuhan akan kendaraan yang efisien juga semakin meningkat.
Booth BAIC indonesia yang ramai dengan pengunjung yang antusias dengan produk BAIC
BAIC BJ30 berhasil menjawab kedua kebutuhan tersebut melalui kombinasi desain SUV yang kokoh, performa bertenaga, serta teknologi hybrid yang memberikan efisiensi bahan bakar tanpa memerlukan pengisian daya eksternal.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya mengatakan, bahwa BAIC BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia.
Bagi pihak BAIC, DNA BAIC sebagai produsen kendaraan SUV yang tangguh tetap menjadi daya tarik utama, karena dipadukan dengan teknologi hybrid yang mampu menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar.
“Kombinasi antara karakter SUV yang kuat, performa, dan efisiensi inilah yang membuat BAIC BJ30 HEV semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini,” ujar Dhani Yahya,
Sebagai kendaraan listrik pertama BAIC di Indonesia, BAIC T1 langsung berhasil menarik perhatian konsumen melalui kombinasi desain modern, kabin yang lapang, teknologi pintar, serta value for money yang kompetitif.
Meski pameran telah berakhir, BAIC Indonesia optimistis momentum positif ini akan terus berlanjut. Mengantongi lebih dari 10,000 data konsumen yang memiliki ketertarikan pada produk-produk BAIC yang berhasil dikumpulkan selama GIIAS.
BAIC bersama seluruh jaringan dealer akan terus melakukan tindak lanjut kepada calon konsumen untuk memberikan pengalaman terbaik, mulai dari konsultasi produk, test drive, hingga proses kepemilikan kendaraan.
Mereka juga akan melanjutkan promosi dan membawa produk mereka di ajang GIIAS series di kota-kota berikutnya seperti Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen, media, komunitas, partner, dan seluruh pengunjung yang telah menjadi bagian dari perjalanan BAIC di GIIAS 2026. Antusiasme yang kami terima menjadi motivasi besar untuk terus menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pasar Indonesia," tutup Dhani Yahya.
Dengan seluruh pencapaian diatas, BAIC Indonesia menutup GIIAS 2026 dengan optimisme tinggi untuk melanjutkan pertumbuhan bisnisnya di Indonesia sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan SUV berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.