Mobilinanews (Jakarta) - Popularitas Mercedes-Benz G-Class di dunia modifikasi memang tidak pernah pudar. SUV legendaris ini, khususnya varian performa tinggi Mercedes-AMG G 63, selalu menjadi kanvas favorit bagi jajaran rumah modifikasi ternama.
Salah satu kreasi paling mencolok datang dari rumah modifikasi Larte Design. Mereka merilis paket modifikasi ekstrem yang langsung menyita perhatian publik otomotif berkat eksekusi skema warna ganda yang sangat unik ini.
Tampilan eksterior mobil ini terbagi dua secara simetris di bagian tengah. Sisi kiri dilabur warna hitam pekat, sedangkan sisi kanan menggunakan kelir hijau teal yang tampil kontras hingga ke cover spion dan velg kustom.
Fasia depan mengalami perubahan mendasar dengan penanggalan gril Panamericana bawaan. Larte menggantinya dengan gril kustom berdesain baru yang mengusung emblem kebanggaan rumah modifikasi sebagai pengganti logo bintang.


Lampu utama dan lampu sein mendapatkan sentuhan efek smoked secara presisi. Bumper depan baru terbuat dari serat karbon kering, dilengkapi lubang udara agresif serta DRL LED tambahan yang terpasang pada area bawah bumper.
Kap mesin bawaan diganti dengan versi sporty berbahan dry carbon berlekuk tegas. Pada bagian atap, terpasang komponen kustom yang mengintegrasikan lampu tembak LED untuk memperkuat kesan petualang tangguh pada SUV ini.
Sisi samping terlihat semakin berotot berkat penggunaan fender flare ekstra lebar. Akses keluar masuk kabin juga dipermudah dengan kehadiran footstep otomatis yang akan keluar secara elektronik saat pintu kendaraan dibuka.
Buri-buri mobil ini dihiasi spoiler atap kustom, cover ban cadangan serat karbon, serta bumper belakang baru. Lampu rem tambahan disematkan pada bumper belakang untuk mengapit dudukan plat nomor agar terlihat makin tegas.
Masuk ke dalam kabin, interior disulap total dengan balutan kulit berwarna hijau. Jahitan kontras berwarna putih menonjolkan kerapian pengerjaan kustom, memberikan nuansa mewah sekaligus eksentrik di dalam kabin SUV.
Lingkar kemudi kini dilapisi kombinasi Alcantara dan serat karbon yang ergonomis. Pilar kabin dan bagian plafon juga dibungkus bahan Alcantara berwarna hijau untuk menyelaraskan tema kemewahan yang konsisten di interior.


Larte Design memastikan seluruh komponen bodi buatan tangan ini memiliki sertifikasi TUV Jerman. Pemasangannya menggunakan sistem plug and play tanpa perlu memotong bodi asli, sehingga mudah dikembalikan ke kondisi standar.
Meski tak disebutkan total biayanya, modifikasi premium ini dipastikan menguras kantong. Sebagai gambaran, harga dasar Mercedes-AMG G 63 standar saja sudah menembus angka sekitar 198.750 USD atau setara sekitar Rp 3,5 miliar.
Sektor performa sengaja dibiarkan standar tanpa perubahan pada mesin V8 twin-turbo. Jantung pacu tersebut tetap memproduksi tenaga puncak 585 PS pada 6.000 rpm dan torsi melimpah sebesar 850 Nm pada 2.500 hingga 3.500 rpm.
Dengan bekal performa bawaan tersebut, SUV bongsor ini mampu melesat dari 0 hingga 97 km/jam hanya dalam 4,2 detik, menjadikannya mahakarya modifikasi yang memadukan estetika berani serta performa yang tetap sangat buas.