Hanya Ada 37 Unit di Dunia, Inilah Mobil Restomod Seharga Rp 21 Miliar yang Bikin Kolektor Rebutan!

Senin, 28/09/2026 13:04 WIB | bagas
Kimera EVO37 - Restomod Lancia 037 (Foto: Carscoops)
Kimera EVO37 - Restomod Lancia 037 (Foto: Carscoops)

Mobilinanews (Jakarta) - Dunia otomotif global kembali digemparkan oleh pesona mobil restomod legendaris yang memadukan warisan kejuaraan reli masa lalu dengan rekayasa teknologi modern super canggih melalui kehadiran maha karya Kimera Automobili.

Lancia 037 diakui secara luas sebagai legenda sejati reli dunia yang berhasil menumbangkan dominasi sistem penggerak roda Audi Quattro hingga memenangkan gelar World Rally Championship (WRC) 1983 bersama Walter Röhrl dan Markku Alén.

Melihat celah pasar yang sangat besar untuk versi modern yang legal di jalan raya, Kimera Automobili merilis EVO37 pada tahun 2021 dan dengan cepat menjadi salah satu kendaraan paling mahal sekaligus diincar para kolektor.

Satu contoh unit istimewa yang diselesaikan pada awal 2025 ini tampil sangat mencolok berkat balutan warna coklat metalik khusus bernama Kimera Luci del Bosco yang terinspirasi dari warna ikonik supercar Lamborghini Miura.

Tampilan luar yang elegan tersebut disempurnakan oleh velg berbahan aluminium paduan berwarna perunggu yang dirancang khusus untuk melengkapi estetika eksklusif serta menambah kesan agresif pada keseluruhan bodi mobil ini.

Secara proporsi visual, desain EVO37 mempertahankan garis bodi khas Lancia klasik namun tampil jauh lebih modern dan tegas, terutama berkat penambahan spoiler belakang berukuran besar dengan gaya ekor bebek yang sangat ikonik.

Sektor dapur pacu kendaraan ini mengusung mesin empat silinder berkapasitas 2,1 liter yang memadukan teknologi supercharger dan turbocharger secara bersamaan untuk menghasilkan dorongan tenaga yang sangat instan dan merata.

Kombinasi sistem induksi ganda tersebut mampu menumpahkan tenaga maksimal hingga 498 horsepower serta torsi puncak mencapai 550 Nm yang seluruhnya disalurkan secara murni ke sepasang roda belakang melalui transmisi manual.

Penyaluran tenaga melalui transmisi manual 6-percepatan ini memungkinkan EVO37 melesat dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 3 detik dengan kecepatan puncak mencapai 310 km/jam.

Performa luar biasa di jalan lurus juga diimbangi kestabilan tinggi berkat penggunaan sistem suspensi double-wishbone dari Öhlins serta daya pengereman maksimal yang disokong oleh piringan cakram karbon keramik buatan Brembo.

Pengalaman berkendara mewah dipadukan dengan lingkar kemudi tiga palang Sparco terbungkus Alcantara, jok bucket karbon, serta opsi kustomisasi penuh dari Kimera menjadikannya investasi otomotif yang sangat sempurna.

Diproduksi sangat terbatas hanya sebanyak 37 unit di seluruh dunia, Kimera EVO37 awalnya dipasarkan dengan harga mulai dari 450.000 Euro atau sekitar 512.000 Dolar AS, yang setara dengan nominal sekitar Rp 8,4 miliar pada saat itu.

Angka tersebut awalnya dianggap sangat fantastis untuk produsen baru, namun keahlian teknis Sergio Limone serta Claudio Lombardi selaku perancang mesin asli Lancia berhasil menyempurnakan performa tinggi berbalut nuansa retro.

Meskipun Kimera telah memperkenalkan penerusnya yaitu EVO38 pada tahun 2024, nilai serta daya tarik seri pendahulunya sama sekali tidak pudar, bahkan harganya terus melambung tinggi di pasar lelang internasional saat ini.

Unit ke-18 dari total 37 unit yang pernah diproduksi kini menjadi pusat perhatian karena diperkirakan bakal terjual antara 1,081,000 hingga 1,309,000 Dolar AS pada acara lelang Broad Arrow yang digelar bulan depan mendatang.

Nilai estimasi lelang tersebut jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah mencapai kisaran fantastis Rp 17,8 miliar hingga Rp 21,6 miliar, alias melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan harga peluncuran resminya.