Sinyal Kuat VR46 Tetap Pakai Ducati Sampai MotoGP 2029, Pertamina Ikut Lanjut?

Selasa, 13/10/2026 13:38 WIB
bagas


Pertamina Enduro VR46 Racing (Foto: VR46)
Pertamina Enduro VR46 Racing (Foto: VR46)

Mobilinanews (Lombok) - Kemitraan strategis antara VR46 Racing Team dan Pertamina Lubricants lewat jenama Pertamina Enduro kini mulai mendekati masa akhir durasi kontrak awal. Kerjasama yang terjalin sejak musim MotoGP 2024 tersebut dijadwalkan rampung akhir 2026.

Spekulasi mengenai kelanjutan kolaborasi lintas negara ini pun menjadi sorotan publik. Banyak pihak mempertanyakan apakah sinergi ini berlanjut atau usai. Kepastian mengenai langkah berikutnya masih menunggu hasil evaluasi.

“First partnership kita memang sampai 2026. Sekarang kita sedang evaluasi untuk kelanjutannya karena banyak pertimbangan,” ucap Muhammad Baron, VP Corporate Communication Pertamina (Persero) di Mandalika, Sabtu (10/10/2026) kemarin.

Pertamina pun juga terus mengukur efektivitas kerjasama dengan melihat capaian balap. "Misalnya seperti prestasi tim, pencapaian yang kita dapat, exposure, tentunya dengan pengembangan-pengembangan yang sudah kita lakukan," tambah Baron.

Proses negosiasi perpanjangan kontrak sponsorship dinilai mirip dinamika rider. Komunikasi intensif terus berlangsung untuk menentukan arah kerjasama. Pertamina dan tim balap asal Italia tersebut tetap berinteraksi setiap hari.

"Komunikasi pasti intens, bukan berarti kita komunikasi hanya di awal dan akhir musim. Kita daily terus melakukan komunikasi, karena secara teknis kita terus melakukan atensi," jelas Baron mengenai dinamika internal tim.

Kemitraan dengan skuad milik Valentino Rossi ini sendiri memberikan dampak amat signifikan. Pertamina Lubricants meraih sorotan luas di tingkat internasional. Kehadiran merek Indonesia di arena MotoGP mendongkrak reputasi global perusahaan.

Nugroho Setyo Utomo selaku VP Marketing Pertamina Lubricants mengungkap dampaknya. "Kalau di kami jelas 2-3 tahun terakhir ini exposure-nya luar biasa, business opportunity-nya juga luar biasa," tegasnya di kesempatan yang sama.

Kehadiran Pertamina Enduro di ajang balap dunia membuka peluang pasar baru. Berbagai tawaran kerjasama dari mitra global lain mulai bermunculan. Reputasi jenama pelumas nasional kini semakin diperhitungkan secara global.

"Tadi sudah saya sampaikan, setelah bermitra dengan VR46, kita juga dapat offering dari partner-partner lain. Partner global kita sebelumnya sudah ada, tapi ditambah dengan kemitraan VR46, ini semakin kuat," ujar Nugroho.

Hubungan kerja kedua entitas tidak sekadar menempelkan logo pada motor. Sinergi mencakup riset teknis pelumas serta pengembangan produk bersama. Kolaborasi komprehensif ini menjadi fondasi utama dalam peningkatan mutu pelumas.

Nugroho yang akrab disapa Nugi itu juga menegaskan cakupan dari kerjasama. "Partnership kami dengan VR46 Racing Team memang komprehensif. Ada pengembangan bisnis, dan juga pengembangan produk," jelasnya mengenai cakupan kemitraan.

Saat ditanya kepastian masa depan sponsor utama, pihak manajemen meminta publik sabar. Proses peninjauan mendalam sedang dilakukan oleh Pertamina. "Soal perpanjangan kontrak, kami juga dalam proses evaluasi," tutur Nugi.

Pihak Pertamina Lubricants menyarankan penggemar menunggu keputusan resmi. "Teman-teman tunggu tanggal mainnya saja," tambah Nugi memberi sinyal positif. Keputusan akhir bakal diumumkan setelah proses evaluasi selesai.

Di sisi teknis balap, VR46 Racing Team dipastikan bertahan memakai motor Ducati. Skuad ini memperpanjang ikatan sebagai tim satelit hingga 2029. Kepastian alokasi motor kompetitif menjadi daya tarik tersendiri bagi sponsor.

Kelanjutan komitmen Ducati di VR46 bakal menjadi nilai tambah yang strategis. Sinergi teknis serta kestabilan prestasi di lintasan menjadi pertimbangan utama. Keputusan final Pertamina akan menentukan langkah lanjutan.

Tag

Terpopuler

Terkini