Mobilinanews (Australia) - Atmosfer emosional yang begitu mendalam kini tengah menyelimuti seluruh jajaran paddocks ajang balap paling bergengsi, Seri ke-18 MotoGP 2026 yang akan digelar di Sirkuit Phillip Island, Australia.
Sirkuit ini menyajikan pemandangan alam liar yang memukau dengan latar belakang lautan lepas serta satwa lokal yang khas, menjadikannya salah satu lintasan tercepat sekaligus paling ikonis di dunia.
Lintasan mengalir cepat ini menyimpan sejarah manis bagi Ducati Desmosedici GP, mulai dari kemenangan impresif Casey Stoner hingga aksi memukau Marc Marquez dan Johann Zarco pada edisi-edisi terdahulu.
Marc Marquez yang saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan selisih poin sangat tipis dari sang pemuncak Jorge Martin dari Aprilia Racing, bersiap tampil maksimal demi mengamankan tahta juara dunia musim ini.

Pembalap asal Spanyol tersebut menyadari bahwa balapan di Phillip Island tidak hanya memacu adrenalin, tetapi juga menuntut ketahanan fisik yang luar biasa dari setiap pembalap yang berlaga.
“Phillip Island adalah sirkuit luar biasa, bertanding di sini untuk terakhir kalinya tentu akan terasa sangat emosional. Ini adalah lintasan unik dan menakjubkan. Di sini saya meraih kemenangan awal bersama Ducati, kami siap bertarung di barisan depan,” ucap Marquez.
Sementara itu, Francesco Bagnaia datang dengan ambisi besar untuk bangkit setelah meraih hasil mengecewakan pada seri sebelumnya di Indonesia, demi mengamankan poin penting di akhir musim.
Pembalap yang akrab disapa Pecco tersebut bertekad menemukan kembali konsistensi serta performa terbaiknya di atas lintasan unik yang selalu menyajikan persaingan sengit hingga lap terakhir.
Bagnaia menyampaikan pandangannya mengenai tantangan di sirkuit legendaris ini. "Ini menjadi kali terakhir di lintasan ini, tempat di mana saya belum pernah menang tetapi memiliki pesona luar biasa,” tuturnya.

Ia menegaskan komitmen timnya untuk bekerja keras sejak awal. "Lintasan ini menghadirkan adrenalin murni. Kami akan bekerja keras sejak hari Jumat untuk memaksimalkan seluruh potensi motor kami,” jelas Pecco.
Kini seluruh perhatian pecinta balap dunia tertuju pada pertarungan sengit di Phillip Island, yang siap menyajikan drama menegangkan dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim 2026 ini.
Dua pembalap andalan tim pabrikan Ducati tersebut diprediksi bakal tampil habis-habisan demi mencatatkan nama mereka sebagai pemenang terakhir di era sejarah panjang Sirkuit Phillip Island.
Perpisahan manis dengan sirkuit legendaris ini dipastikan menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan bagi seluruh penggemar serta para pembalap yang bertarung di ajang MotoGP 2026.