F1 2026 AS: Start Bareng Max Verstappen, Match Point Untuk Kimi Antonelli Mengunci Gelar Dunia

Minggu, 25/10/2026 10:15 WIB
Rulin purba


Kimi Antonelli (Italia/Mercedes) di bumi Amerika (Foto: f1)
Kimi Antonelli (Italia/Mercedes) di bumi Amerika (Foto: f1)

mobilinanews (AS) - Pembalap muda Italia Kimi Antonelli (20 tahun) menjadi pole sitter pada race GP AS di Austin, Texas, Minggu petang waktu lokal atau Senin (26/10) dinihari WIB.

Posisi start terdepan itu membuka peluang Kimi menyegel gelar juara dunia 2026. Jika ia juara di Circuit of the America (COTA) itu maka saat itu juga pembalap seniornya seperti Màx Verstappen (Red Bull Racing, Charles Leclerc (Ferrari) dan Lando Norris (McLaren) harus mengubur mimpi menjadi juara dunia tahun ini.

Dan, jika di COTA ini rekan setim Kimi di Mercedes, George Russell, finish di luar grup 8 Besar dan Lewis Hamilton (Ferrari) finish di luar 4 Besar, maka saat itu juga Kimi menyegel gelar juara dunia 2026 dengan status tambahan tekor sebagai juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah.

Saat ini Kimi memimpin klasemen dengan total poin 340, disusul Russell (238), Hamilton (229), Verstappen (221), Leclerc (215), dan Norris (201). Jika Kimi juara maka jumlah poinnya tak akan terkejar Verstappen dan Leclerc terlepas dari hasil finish mereka di Austin.

Jumlah poin Kimi (jadi 365) jika P1 di Austin tak bakal bisa mereka kejar dalam 5 balapan sisa di Meksiko, Brasil, Las Vegas, Qatar dan Abu Dhabi. Semakin tak mungkin jika seri Qatar dan Abu Dhabi bisa berlangsung di tengah keramik peran di kawasan Timur Tengah yang  saat ini belum resmi berakhir.

Dampak sama berlaku buat Russell dan Hamilton jika gagal menembus 8 dan 4 Besar di garis finish.

Peluang Kimi terbuka jika menilik performanya di phase kualifikasi dan posisi start para rivalnya. Verstappen akan mendampinginya di front row, sedangkan Isack Hadjar (rekan setim Verstappen) di 3, sementara Leclerc P4, Hamilton P5 dan Russell P6 plus Norris di P8.

Tapi, bintang muda Italia itu tak ingin pusing memikirkan kemungkinan-kemungkinan di atas. Ia mengaku hanya akan fokus untuk menjadi juara di Austin dan yang lainnya bagaimana nanti. Austin hanyalah menjadi match point pertama dan masih terbuka banyak kesempatan meraih gelar di race berikutnya.

"Saya senang meraih pole position (yang pertama sejak GP Belgia silam). Keinginan saya adalah memenangkan balapan ini, saya akan mencobanya," katanya.

Namun, kata Kimi, upaya memenangkan race penentuan ini tak akan mudah. Dua unit RB22 besutan Verstappen dan Hadjar bisa menghajarnya sejak selepas garis start. Karena itu, lanjutnya, penting baginya untuk tetap menjaga posisi terdepan di awal balapan.

"Max sangat tangguh. Tak mudah melawannya dalam balapan, namun saya siap memberikan penampilan terbaik," tegasnya.

Verstappen sendiri harus menjuarai GP AS ini untuk perpanjangan nafas di jalur perebutan gelar 2026. Finish kedua saja dengan tambahan 18 poin tidak cukup. Jika Kimi dan dirinya finish P1 dan 2 maka poin terbaru keduanya adalah 365 dan 239 atau selisih 126 poin. Tak akan terkejar karena poin maksimal yang busa diraih dalam 4 race sisa hanya 125.

Meski kecewa tak meraih pole setelah sebelumnya di Malaysian dan Singapura menjadi pole sitter, Verstappen tetap optimis menuju balapan akhir pekan ini. Kecepatan mobilnya dirasa kompetitif di COTA.

"Sepanjang akhir pekan ini persaingan sangat ketat. Untuk besok segalanya bergantung pada detail-detail kecil untuk bisa tampil maksimal. Anda harus menjaga kondisi ban, memastikan mobil memiliki keseimbangan yang baik dan stabil. Semoga saja kami bisa meraihnya besok," harap pemegang 4 gelar F1 itu. (r)

 

 

Tag

Terpopuler

Terkini