mobilinanews.com (Jakarta) - Banyak informasi yang bermunculan tentang kegunaan nitrogen pada ban mobil . Di mana sebagian besar berpendapat bahwa nitrogen lebih baik dibandingkan angin biasa, dengan bermacam alasan, seperti lebih enteng pada kecepatan tinggi sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar, membuat umur ban lebih tahan lama, dan lain sebagainya. Gak ada yang salah dengan informasi tersebut, karena memang sudah terbendung menjadi suatu opini yang kuat di masyarakat.
Hal ini yang menimbulkan pertanyaan terutama bagi yang pertama kali ingin mengisi ban mobil nya menggunakan Nitrogen (N2), dimana harganya yang cukup lumayan untuk pengisian setiap ban nya. Supaya gak salah menentukan pilihan, mobilinanews akan coba mengulas secara sederhana.
Angin biasa yang disuntikkan ke dalam ban mengandung 79,1 persen nitrogen, 20 persen oksigen dan sisanya adalah CO2 serta gas lain seperti neon dan argon plus sedikit air. Campuran unsur ini akan memicu pengembunan serta korosi pada pelk mobil jika digunakan dalam jangka panjang. Partikel angin lebih kecil dibandingkan dengan Pure Nitrogen (N2), sehingga mudah terlepas dari pori-pori ban. Hal ini dapat dirasakan pada kecepatan tinggi dimana temperatur ban akan meningkat dan unsur yang terdapat pada angin juga ikut memuai dana tanpa kita sadari ini akan mengurangi umur ban. Hal ini tidak akan terjadi jika menggunakan pure nitrogen tanpa terkontaminasi unsur lain.
Berikut beberapa keuntungan yang didapat dari nitrogen :
Banyak juga ya manfaatnya.. Masih tertarik gak mengiisi ban mobil dengan Nitrogen (N2). Sebaiknya saat mengisi Nitrogen pertama kali, sangat dianjurkan mengeluarkan seluruh isi angin diban sebelumnya. Inflate tires sangat penting untuk memastikan unsur yang masuk kedalam ban adalah murni Nitrogen (N2) sehingga keuntungan yang kita dapatkan akan maksimal.