Pegokart Kezia Santoso Melawan Cuaca Ekstrem Di Salbris

Minggu, 05/04/2015 08:04 WIB |

mobilinanews.com (Jakarta) – Pegokart wanita Kezia Santoso tengah berjuang keras pada Rotax Max Euro Challenge Round 1 di sirkuit Sologne Karting Salbris, Perancis, 3-5 April ini. Tidak hanya berkompetisi dengan 60 pegokart terbaik dari seluruh dunia, tetapi juga dengan cuaca ekstrem.

Saat melakukan QTT heat Sabtu (4/4), putri pasangan Yongliek dan Menik Santoso ini melawan cuaca hingga di bawah 10 derajat celsius. Pagi harinya bahkan lokasi sirkuit yang bisa ditempuh 2 jam perjalanan darat dari Paris itu diguyur hujan lebat.

Untungnya, Kezia yang memperkuat tim PDB Racing (Belanda) ini telah menyiapkan diri dengan baik. Yakni datang lebih awal untuk melakukan adaptasi dengan lintasan balap dan tentu saja menyiapkan makanan berkalori tinggi guna mendukung penampilannya. Apalagi Kezia juga sudah dua kali berlomba di Salbris.

Kualifikasi heat dilakukan 3 kali dibagi 4 grup a b c d dan babak penyisihan disilang ab ac ad. Dari total 60 pegokart akan diambil 26 pegokart dari kualifikasi heat. Lalu sisanya mengikuti second chance diambil 8 tercepat untuk melengkapi 34 starter di prefinal. Kezia turun di kelas senior max.

“Mudah-mudahan di race nanti bisa tampil maksimal, karena persaingannya memang sangat ketat. Tapi cuaca ekstrem juga menjadi handicap tersendiri,” ujar Kezia yang sebelumnya mampir ke markas tim PDB di Belanda sebelum ke Perancis.

Kezia tidak sendiri. Selain ditemani 8 pegokart tim PDB dari Kanada, Swedia dan Belanda, juga didampingi Menik Santoso, ibunda tercinta.

Selamat berjuang Kezia.