Apresiasi Kejurnas Eshark Rok Cup, Calon Ketum IMI DKI Rudy Roesmanhadi Siap Jaga Kelestarian Gokart

Senin, 18/05/2026 23:44 WIB | bagas
Rudy Roesmanhadi (Foto: Istimewa)
Rudy Roesmanhadi (Foto: Istimewa)

Mobilinanews (Bogor) - Atmosfer kompetisi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Eshark Rok Cup Indonesia 2026 Round 3 di Sentul International Karting Circuit mendadak terasa berbeda pada Minggu (17/5) kemarin.

Ya, di balik deru mesin dan persaingan sengit para pegokart muda, aroma dinamika organisasi otomotif ibu kota justru tercium kuat di area paddock.

Kehadiran sosok Rudy Roesmanhadi di sirkuit legendaris tersebut menjadi magnet perhatian, memicu spekulasi yang kian matang mengenai kesiapannya bertarung dalam bursa pemilihan Ketua Umum IMI DKI Jakarta.

Langkah Rudy di lintasan Sentul kali ini sarat akan makna mendalam. Ia tidak sekadar datang sebagai tokoh otomotif, melainkan melakoni peran ganda yang menyentuh ranah personal sekaligus profesional.

Di satu sisi, kehadiran Rudy merupakan bentuk dukungan moral langsung bagi sang buah hati yang sedang berkompetisi. Di sisi lain, kehadirannya di tengah-tengah ekosistem balap usia dini ini mempertegas komitmen nyata terhadap akar rumput dunia motorsport tanah air.

Bahkan menariknya lagi, sinyal politik organisasi pun kian benderang saat Rudy Roesmanhadi telah tertangkap kamera sedang terlibat diskusi intens dengan sejumlah figur kunci otomotif nasional.

Berada di sampingnya, tampak sosok Dimas Danindro, Oldy SA, dan Dony Sarwono, sebuah formasi yang oleh banyak kalangan dinilai sebagai pernyataan sikap atas keseriusan Rudy menuju kursi IMI DKI 1. 

Kebersamaan mereka di salah satu sirkuit kebanggan tanah air ini seolah menjadi panggung penegasan bahwa gerakan ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah ‘mesin’ yang mulai bergerak.

Efek domino dari kehadiran mereka langsung terasa di lokasi. Gelombang dukungan dari berbagai klub dan komunitas otomotif dilaporkan mulai mengalir deras untuk pasangan Rudy Roesmanhadi dan Dimas Danindro.

Pendekatan Rudy yang membumi serta visinya yang menitikberatkan pada pembinaan dari level paling dasar dinilai membawa angin segar yang dinantikan oleh para pelaku hobi dan prestasi di Jakarta.

Gokart, yang selama ini diakui sebagai pondasi utama lahirnya pembalap-pembalap mobil profesional, termasuk pembalap jet darat, tampaknya akan menjadi salah satu pilar fokus kepemimpinannya ke depan.

Di tengah riuhnya sirkuit, Rudy sempat memberikan pandangannya mengenai esensi kehadirannya hari itu. Ia menegaskan bahwa dorongan keluarga tetap menjadi prioritas utamanya di sirkuit.

“Saya hadir secara pribadi untuk memberikan dukungan kepada ananda saya yang sedang mengikuti race hari ini. Saya berharap bisa melihat dia berkembang dengan semangat yang baik,” ujar Rudy Roesmanhadi.

Kendati demikian, sebagai pengamat sekaligus pelaku industri yang peduli pada masa depan adu kecepatan di Indonesia, mata Rudy tidak lepas dari potensi besar yang tersimpan di dalam diri para pembalap cilik yang sedang bertanding.

Bagi dirinya, ajang kompetisi berjenjang seperti Eshark Rok Cup adalah kawah candradimuka yang wajib dijaga kelestariannya demi regenerasi atlet. “Saya melihat ajang kompetisi ini sangat baik untuk mencari bibit-bibit pembalap di Indonesia,” katanya.

“Saya yakin melalui race seperti ini kita dapat melahirkan pembalap yang mampu bersaing di ajang internasional dan melanjutkan prestasi para pembalap Indonesia yang sudah lebih dulu menembus level dunia,” tegas Rudy.

Kunjungan yang awalnya tampak seperti agenda akhir pekan keluarga ini akhirnya berkembang menjadi momen krusial. Kejurnas Gokart Sentul menjadi saksi dimana urusan taktik di atas aspal berkelindan harmonis dengan strategi taktis masa depan organisasi.

Rudy pun menutup perbincangan dengan harapan besar agar ekosistem balap ini mendapat panggung dan perhatian yang jauh lebih masif. “Saya menyambut baik gelaran race ini dan berharap kompetisi seperti ini dapat terus berkembang di masa mendatang,” tutupnya.