Bermula Dari Ajang WRC

Senin, 20/04/2015 12:27 WIB |

Mobilinanews.com-(Jakarta), Mempunyai panggilan akrab EVO dengan debut pertama pada ajang WRC 1992. Beberapa ciri khas kompak, gesit, bertenaga turbo dan AWD System. Generasi pertama biasa disebut Mitsubishi EVO I, bermesin 2.0 liter, DOHC, 4WD.

Ini merupakan teknologi mesin Mitsubishi VR4 pada bodi Lancer yang kompak. Tampil dalam dua tipe, GSR dan RS, dengan tipe mesin 4G63 bertenaga 250 hp. Pada tahun 1994, EVO II lahir dengan beberapa penyempurnaan. Paltform dasar shape body masih menggunakan basis EVO I dengan sedikit detail berbeda. Juga dilansir dalam dua tipe GSR dan RS dengan output power hingga 256 hp.

Pada Januari 1995, EVO III dirilis. Bentuknya secara umum sudah mengalami banyak kemajuan dengan beberapa perbaikan struktur aerodinamis dan beberapa bagian mesin dan suspense. Turbonya disempurnakan dengan tipe TD05-16G6-7 Turbo dengan peningkatan tenaga hingga 270 hp. Kemampuannya secara umum baik yaitu 0-100 km/jam dalam waktu 4,9 detik. EVO III merupakan salah satu varian legendaris EVO dimana tipe ini juga di populerkan melalui Manga Anime seperti Initial D.

Perubahan yang cukup besar terjadi pada july 1996 yaitu dengan kehadiran EVO IV. Struktur chasis dan shape body secara umum sudah lebih sempurna dari generasi sebelumnya. Aero kit seperti front skirt dan wing juga mengalami perubahan besar dengan nilai “f” yang lebih baik (down force-RED).

Tipe ini mempunyai record penjualan yang baik diseluruh penjuru dunia dengan tenaga mesin hingga 280 hp. Selanjutnya pada 1996 EVO V dirilis dengan beberapa penyempurnaan pada interior seperti penggunaan Recaro Seat, body kit FRP version, velg alloy R17, Brembo breaks,dan system pembakaran baru yang lebih effisien tanpa mengurangi perform umum.

Selanjutnya, Mitsubishi berkonsentrasi meng-up grade system pendingin dan ketahanan mesin pada EVO VI pada tahun 1999. Pada versi ini, EVO VI juga merilis versi Rallyart yang bertenaga hingga 330 hp. Nama EVO VI juga makin Berjaya dengan driver Tommi Makinen pada ajang WRC. Versi Makinen mempunyai beberapa kelebihan antara lain Recaro seats, embose logo Tommi Makinen, Enkei Wheels, Momo Steering wheel, titanium turbine dan lain-lain.Versi Tommi Makinen ini juga biasa disebut EVO 6,5.

Pada musim kompetisi WRC 2001, EVO menurunkan versi VII dengan platform yang berbeda dari generasi VI. Basisnya mengambil Lancer Cedia.dalam beberapa review test, EVO VII ini juga mampu “mengggigit” mobil dengan kasta yang jauh lebih terhormat seperti Ferrari 360 Modena dalam beberapa hal.

EVO VII tampil dalam dua versi yaitu GTA dan GSR. Gear box EVO VII ini dibekali dengan teknologi Fuzzy Logic yaitu sebuah teknologi yang memungkinkan mobil belajar menyesuaikan diri dengan kebiasaan sang pengendara. Selanjutnya perubahan besar juga terjadi pada Tokyo Motor Show 2003 dimana Mitsubishi merilis EVO VIII yang juga mempunyai platform yang berbeda.

Kali ini Mitsubishi mengambil “saudara tua” EVO, yakni GTO dalam hal handling dan performa umum. Secara umum tampilan nya lebih manis namun tetap mencirikan sebuah legenda mobil yang bertenaga dengan garis-garis yang dinamis. Tidak hanya itu, BBS Wheel, Momo Streer, Bilstein Shock dan aluminiun roof merupakan perlengkapan standar.

Tidak hanya itu, bahan ringan carbon fiber juga santer terlihat pada setiap detail yang ada seperti engine hood, aero kit dan lain-lain. Menggunakan mesin L4G63 2.0 liter Turbo DOHC. Dalam beberapa review di Eropa dan Amerika, Generasi kedelapan ini mampu secara meyakinkan mengalahkan Lamborghini Murcielago, Audi RS4 dan Porsche Carrera 4S.

Maret 2008 merupakan moment dimana EVO memperkenalkan lanjutan karya fenomenalnya di Genewa Motor Show. EVO IX menggunakan mesin pintar L4G63 lengkap dengan embel-embel MIVEC (variable valve timing technology, mirip VTEC, VANOS atau VVTi) yang secara otomatis mem-boosting output hingga 286 hp.

Seperti halnya EVO generasi sebelumnya, EVO IX menggunakan BBS Wheel, Momo Streer, Bilstein Shock dan Brembo Breaks. Beberapa varian EVO biasanya diindikasikan dengan kode alphabet seperti MR,RS, GSR atau GT mempunyai arti yang berbeda dan juga bias diartikan dimana mobil itu dipasarkan seperti JDM, USDM atau EDM.

Selain itu, walaupun tidak termasuk dalam keluarga besar EVO, namun mangambil basis EVO IX, Mitsubishi juga memperkenalkan MIEV (Mitsubishi In Wheel Electrical Vehicle) berpenggerak motor listrik dengan maksimum output 68 hp.

Klimaks dari puncak karis Lancer Evolution adalah dengan dilahirkannya EVO X yang sama sekali berbeda dengan para pendahulunya. Secara umum, EVO X mempunyai ciri yang sangatlah futuristic dengan design moncong yang sangat Mitsubishi dengan tema Shark nose-nya yang fenomenal.

Mesinnya memang secara umum mempunyai maksimal output yang lebih besar dan terhitung sangat efisien. Bermesin 4B11T Turbocharged bertenag maksimal 380 hp. Fitur juga tergolong sangt lengkap dengan fully newest technology seperti GPS dan fully car entertainment by Rockford Fosgate, racikan Negara Paman Sam.

Gimana, masa nggak kepengen sih…

KATA KUNCI