Mobilinanews.com, (Jakarta) – Saat ini penggunaan turbo pada mobil standar sudah menjadi hal umum. Sebut saja Toyota Auris, Mazda CX-9, Nissan Skyline dan masih banyak lagi. Turbo alias Turbocharger merupakan kompresor gas menginduksi paksa dari mesin pembakaran dalam. Atau Bahasa awamnya penggunaan turbo dapat mengoptimalkan tenaga mesin.
Bagi pemiliki mobil yang sudah teraplikasikan turbocharger pabrikan, bisa lebih meningkatkan performa bila ingin turun balap.
“Modifikasi turbo standar jadi spek balap mungkin saja dilakukan. Jika dibandingkan dengan menggunakan tubo lepasan lebih baik mengoptimalkan turbo bawaan pabrik dengan melakukan beberapa modifikasi,” ujar Mosses Antonio Siahaan dari BLX Performa Shop pada mobilinanews.
Langkah awal yang mesti dilakukan adalah melakukan uji performa standar dengan menggunakan mesin dyno, setelah terukur berapa bar tenaga maksimalnya barulah kemudian dilakukan kustom untuk beberapa item.
Ditekankan oleh Mosses yang memiliki julukan “Dokter” turbo ini, rubahan bisa dimulai dengan merubah crank shaft. Kemudian perlu melakukan kustom pada stang piston. Dengan memodifikasi dua item ini, tenaga bisa bertambah hingga 3 kali lipat dari standarnya.
“Agar lebih optimal yang perlu diperhatikan adalah sistim pembakaran. Bisa dengan mengganti busi dan kepala busi spesifikasi racing,” tambah Mosses yang saat ini sedang mengembangkan turbo peruntukan speed offroad.
Jadi turun balap dengan menggunakan mobil standar sah-sah saja, dengan catatan sudah melakukan modifikasi sektor turbo agar bisa naik podium juara. Tertarik mengoptimalisasi turbo standar anda? Bisa sambangi sang dokter di Jl.Setu Pagelarang No.2A, Setu Cilangkap, Indonesia atau kontak BLX Perfomance di +62 811-1204-170.