Menolak Tua! Legend Riders Buktikan Fisik Prima, Libas Jalur Pontianak-Kuching 7 Jam Tanpa Henti

Senin, 13/04/2026 10:23 WIB | bagas
Legend Riders Taklukan Rute Lintas Borneo (Foto: Ist)
Legend Riders Taklukan Rute Lintas Borneo (Foto: Ist)

Mobilinanews (Kalimantan) - Aspal panas Kalimantan menjadi saksi bisu kembalinya deretan legenda otomotif Tanah Air, Legend Riders Club dalam sebuah petualangan epik bertajuk Evalube Borneo Adventures 2026.

Digelar pada 6-10 April 2026 kemarin, agenda touring lintas negara ini bukan sekadar perjalanan bermotor biasa, melainkan sebuah pernyataan bahwa semangat juang dan kecintaan pada dunia roda dua tidak akan pernah luntur dimakan usia.

Rombongan yang terdiri dari para rider senior ini memulai langkah awal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Sebanyak 18 sepeda motor dilepas untuk membelah jalur sepanjang lebih dari 1.000 km yang membentang hingga menyeberangi perbatasan Malaysia.

Pada etape pembuka, para peserta langsung dihadapkan pada tantangan fisik berupa perjalanan sejauh 380 km menuju Kuching, Sarawak, yang memakan waktu tempuh hingga tujuh jam berkendara.

Menariknya, mayoritas pengendara yang terlibat dalam misi ini telah menginjak usia di atas 60 tahun. Namun, angka tersebut seolah hanya menjadi catatan di atas kertas, tak melunturkan jiwa petualangnya.

Di sepanjang jalur panjang menuju Kuching, rombongan tetap menunjukkan solidaritas tinggi, menjaga formasi berkendara yang rapi, dan menaklukkan setiap tikungan serta variasi medan dengan ketangguhan yang luar biasa.

Kehadiran tokoh-tokoh senior motorsport seperti Dolly Indra Nasution, Fauzy Aldjufrie, Dodo TS, Agung Prabowo, Djangkung Bimantoro, hingga Rio Sarwono, semakin mempertegas nilai prestisius dari perjalanan ini.

Ketua Legend Riders, Maruli Siabarani, menegaskan bahwa esensi dari kegiatan ini jauh melampaui kepuasan pribadi dalam menaklukkan rute-rute sulit. Menurutnya, ada misi sosial dan kemanusiaan yang diusung dalam setiap putaran roda mereka.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang menjelajah rute, tetapi juga membawa semangat kontribusi bagi masyarakat yang kami lalui. Kami harap, melalui perjalanan ini selain menikmati keindahan alam, juga dapat memberikan dampak positif yang nyata,” ujarnya.

Eksistensi produk kebanggaan dalam negeri juga menjadi poin penting dalam petualangan ini. Evalube, sebagai pelumas asli hasil karya anak bangsa, memberikan dukungan penuh untuk memastikan performa mesin para rider tetap optimal di cuaca tropis yang ekstrem. 

Yomie Harlin, Commercial Director Evalube Indonesia, melihat sinergi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ikatan antara korporasi dengan komunitas otomotif yang loyal. Menurutnya, konsistensi adalah kunci dari hubungan yang mereka bangun selama ini.

“Ini merupakan kali kelima kami bekerja sama dengan Legend Riders. Pada kesempatan ini, Evalube kembali berkolaborasi untuk mengeksplorasi wilayah Pontianak dan sekitarnya dengan total jarak tempuh kurang lebih 1.000 kilometer,” jelas Yomie.

Setelah berhasil mencapai Kuching, energi para rider tidak lantas surut. Rombongan kembali bergerak menuju titik-titik krusial lainnya di tanah Kalimantan, termasuk singgah di Singkawang sebelum akhirnya menutup seluruh rangkaian perjalanan.

Melalui Evalube Borneo Adventures 2026, Legend Riders Club sukses membuktikan bahwa persaudaraan lintas batas dan semangat untuk terus berkarya adalah bahan bakar utama yang menjaga mereka tetap relevan dan inspiratif bagi generasi otomotif mendatang.