Pelaksana Tol Cikopo Palimanan Harus Pastikan Kenyamanan Pemudik

Minggu, 28/06/2015 01:52 WIB |
Bakal tetap padat terutama saat antrian masuk tol Cikapali karena hanya terdapat dua lajur saja
Bakal tetap padat terutama saat antrian masuk tol Cikapali karena hanya terdapat dua lajur saja

mobilinanews.com (Cikopo) – Setelah melibas trek Tol Cikopo - Palimanan (Jawa Barat) pulang pergi sejauh 227,40 km, mobilinanews mencoba memberikan sedikit rangkuman perihal kesiapan pengelola tol Cikapali PT Lintas Marga Sedaya yang dikomandani pengusaha Sandiana Uno itu.

Secara keseluruhan kondisi jalan tergolong cukup dan sangat baik. Badan jalan sangat mulus dan lurus serta hanya sedikit yang bergelombang.  Begitu juga dengan sambungan antar jalan dengan jembatan juga bagus. Tim mobilinanews tidak merasakan adanya guncangan berarti yang kerap dirasakan pada sambungan jembatan.

pr

Sebanyak 14 titik gardu tol sepanjang Cikapali cukup memadai meskipun masih terdapat beberapa pekerjaan terkait pemasangan sensor portal. Namun yang menjadi catatan, apakah saat mudik lebaran nanti gerbang tol Cikopo dapat mencairkan kepadatan mobil mudikers, mengingat sebelum gerbang tol hanya terdapat 2 lajur jalan.

Untuk penerangan jalan yang hanya terdapat sepanjang 1 km di setiap akses keluar tol, tentunya perlu kewaspadaan pengemudi jika berkendara di malam hari. Meskipun “mata kucing” (peranti pembatas jalan yang kalau kena sinar lampu menyela) telah terpasang rapi di sepanjang tol.

Di kilometer 114 hingga km 164, badan jalan telah menggunakan aspal dengan kepadatan yang bagus. Namun demikian, pengemudi patut waspada agar jangan terlena karena kondisi aspal baik. Belum tersedianya garis kejut serta minimnya rambu jalan sebagai pengingat bisa jadi petaka bagi pengemudi yang lengah.

rest

Pekerjaan rumah terbesar adalah kesiapan delapan buah rest area yang belum jadi (ditargetkan rampung sebelum mudik) dan masih dikebut pembangunannya. Hanya terdapat satu rest area tipe A di km 102 yang telah optimal dengan semua fasilitasnya yang terbilang sudah lengkap.

Hal lain yang tidak kalah penting, yaitu informasi pintu keluar yang dirasakan kurang informatif karena tidak menyertakan jarak kilometer beberapa pintu keluar selanjutnya.

Terlepas dari itu yang patut segera dikejar pengelola tol Cikapali, sebagai langkah antisipasi agar para pemudik selalu waspada dengan menerapkan pola berkendara defensive driving. Dengan begitu, perjalanan mudik terasa lebih aman dan nyaman.

antriBelum waktunya mudik saja sudah padat antrian, bagaimana saat mudiknya nanti nih?