Terowongan Stasiun Cawang Satu Arah Per 11 Agustus, Waspadalah!

Jum'at, 07/08/2015 13:39 WIB |
Seringkali terowongan ini sebabkan kemacetan panjang hingga 1 km baik dari Tebet ataupun Pengadegan
Seringkali terowongan ini sebabkan kemacetan panjang hingga 1 km baik dari Tebet ataupun Pengadegan

mobilinanews (Jakarta) – Bagi Anda yang berdomisili ataupun berkantor di sekitaran jalan MT Haryono dan Tebet, Jakarta Selatan,  yang sering mengakses terowongan Cikoko, waspadalah. Terowongan yang persis bersebelahan dengan stasiun Cawang merupakan salah satu simpul akses jalan yang menghubungkan jalan MT. Haryono dari kedua sisi (arah Pancoran dan arah Cawang).

Dari pengamatan mobilinanews, simpul kemacetan kerap terjadi di terowongan ini khususnya saat jam berangkat (pagi hari jam 07.00 –0 9.00 WIB) dan jam pulang kantor (sore hari jam 16.00 – 19.00 WIB). Mulai hari Selasa (11/8), arus jalan di terowongan ini akan diberlakukan 1 arah.

Di pagi hari mulai 06.00 – 10.00 WIB dan sore 16.00 – 20.WIB terowongan Cikoko diberlakukan sistem satu arah (SSA) terbatas dari Pengadegan menuju Tebet. Otomatis pengguna akses terowongan ini harus berputar di lampu merah Dewi Sartika untuk dapat mengarah ke Pancoran.

“Saya harus majukan jadwal berangkat kantor karena kemacetan panjang arah Pancoran sudah dimulai dari Halim sejak pukul 7 pagi. Akses terowongan memperpendek rute dan terhindar antrian panjang, karena posisi kantor saya tepat berada di belakang komplek Polri Pengadegan,” ujar Hendra (37) yang membuka usaha jasa konsultan bangunan tinggal di Tebet Utara.

Akankah pemberlakuan  jalan SSA Terbatas efektif mengurai kebuntuan kronis yang kerap terjadi di terowongan Cikoko? Kita tunggu saja.

 

one