SIM Gratis Khusus Pedagang Sayur Keliling, Kesempatan Terbatas Hingga Desember 2024

Jum'at, 15/11/2024 10:10 WIB | Ade Nugroho
SIM Gratis Khusus Pedagang Sayur Keliling, Kesempatan Terbatas Hingga Desember 2024
SIM Gratis Khusus Pedagang Sayur Keliling, Kesempatan Terbatas Hingga Desember 2024

mobilinanews (Jakarta) - Kabar baik datang dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), di mana Polres Lombok Tengah memberikan SIM C gratis untuk para pedagang sayur keliling.

Program yang berlangsung dari 11 November hingga 11 Desember 2024 ini menjadi kesempatan langka yang digagas untuk mendukung penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),

khususnya pedagang sayur yang membutuhkan akses mobilitas aman dan legal di jalan.

Menurut Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP M.

Puteh Rinaldi, program ini merupakan hasil kolaborasi dengan beberapa mitra Polri,

termasuk Bank BRI, Sky Lancing, dan Lantis.

Inisiatif ini diambil sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Asta Cita dari Presiden RI yang menekankan pentingnya penguatan UMKM.

Program ini pun telah mempersiapkan 60 kuota SIM C gratis untuk pedagang sayur keliling,

dan pada hari pertama pelaksanaannya, sudah ada 12 pedagang yang berhasil lolos mendapatkan SIM.

Untuk mendapatkan SIM C gratis, pedagang sayur keliling tetap harus melewati prosedur resmi,

termasuk ujian teori dan praktik yang bertujuan untuk memastikan mereka mampu berkendara dengan baik dan sesuai aturan.

Bagi yang lulus, SIM C akan dicetak dan diserahkan langsung pada hari yang sama. Dengan bekal SIM ini,

para pedagang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas mereka dalam berdagang sekaligus menjadi contoh keselamatan berkendara di jalan.

Puteh menambahkan, inisiatif ini dimaksudkan untuk meringankan beban biaya pengurusan SIM bagi para pedagang yang sering kali mengalami kesulitan dalam biaya administrasi.

Biasanya, penerbitan SIM baru membutuhkan biaya total sekitar Rp 235.000, yang meliputi tes psikologi sebesar Rp 35.000, biaya kesehatan, dan PNBP SIM C senilai Rp 100.000.

Polres Lombok Tengah berharap, program SIM gratis ini tidak hanya sekadar membantu para pedagang dalam urusan administrasi berkendara, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan mereka di jalan.