mobilinanews (Inggris) - Red Bull Racing (RBR) gagal mempertahankan gelar juara dunia konstruktor F1 pada musim 2024. Penyebab utamanya adalah Sergio Perez.
Performa Perez memang sangat buruk musim ini dibandingkan 3 musim sebelumnya bersama RBR. Tak pernah juara, tak pernah podium sejak seri GP China dan sejak seri GP Miami tak pernah finish di grup 5 Besar. Membuatnya terpuruk di peringkat 8 klasemen pembalap F1 dengan total poin hanya 152.
Sebaliknya dengan rekan satu timnya, Max Verstappen yang sukses meraih gelar juara dunia kali keempat dengan torehan poin 437. Perolehan poin yang sangat jomplang karena keduanya pakai mobil yang sama, RB20.
Penampilan buruk Perez itu membuat RBR kehilangan gelar juara dunia konstruktor. Dikalahkan duet McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri. Bahkan RBR pun harus puas di peringkat ketiga karena kalah poin dengan duet Ferrari Charles Leclerc dan Carlos Sainz.
Kegagalan mempertahankan trofi konstruktor berarti juga RBR kehilangan prize money dari FIA sebesar 134 juta USD. Dampak berikutnya adalah kesejahteraan karyawan tim RBR.
"Karena kegagalan itu mengurangi jumlah bonus yang seharusnya diterima karyawan di akhir tahun," kata Senior Advisor RBR Helmut Marko.
Itu di kejuaraan resmi konstruktor. Tapi, di 'kejuaraan dunia Destructor (penghancur)' justru Perez juaranya. Driver asal Meksiko itu menang telak atas Verstappen yang 'terpuruk' di peringkat 15.
Kejuaraan dunia destructor adalah peringkat yang dinobatkan kepada pembalap F1 yang menghancurkan mobil dengan biaya perbaikan paling besar.
Serangkaian kecelakaan yang menimpa Perez sepanjang musim 2024 membawa kerugian besar pada tim. Dikutip dari media F1Maximaal, biaya perbaikan mobil yang dikeluarkan RBR untuk Perez mencapai 3.810.000 poundsterling atau sekitar Rp 84 miliar.
Itu artinya Perez menjadi penghancur (destructor) terbaik musim 2024. Menang telak atas Verstappen yang berada di peringkat 15 dengan nilai kerugian 714.005 poundsterling atau hanya Rp 15,7 miliar.
Dari 23 pembalap yang terjun musim ini hanya Pierre Gasly (Alpine) yang tak pernah celaka dan biaya perbaikan yang dikeluarkan tim benar-benar nol.
Berikut adalah daftar perbaikan mobil masing-masing pembalap F1 1024 dalam mata uang poundsterling (1 poundsterling = Rp 22.000):
1.Sergio Perez, RBR, £3,810,000
2.Alex Albon, Williams, £3,660,000
3.George Russell, Mercedes, £2,610,000
4. Logan Sargeant, Williams, £2,360,000
5. Carlos Sainz Jr, Ferrari, £2,260,000
6. Franco Colapinto, Williams, £2,190,000
7. Yuki Tsunoda, RB, £1,690,000
8. Fernando Alonso, Aston Martin, £1,540,000
9. Lance Stroll, Aston Martin, £1,480,000
10. Zhou Guanyu, Sauber, £1,110,000
11. Kevin Magnussen, Haas, £1,020,000
12. Daniel Ricciardo, RB, £957,925
13. Charles Leclerc, Ferrari, £946,167
14. Esteban Ocon, Alpine, £787,819
15. Max Verstappen, RBR, £714,005
16. Oscar Piastri, McLaren, £450,742
17. Nico Hulkenberg, Haas, £372,352
18. Lando Norris, McLaren, £330,805
19. Oliver Bearman, Ferrari/Haas, £325,318
20. Lewis Hamilton, Mercedes, £250,848
21. Valtteri Bottas Sauber, £97,897
=21. Liam Lawson, RB, £97,897
23. Pierre Gasly, Alpine, £0