Menanti Pereli Terbaik di Banjarbaru, Kejurnas Banua Rally 2026 Sajikan Jalur Full Gravel dan High Speed

Selasa, 21/04/2026 11:19 WIB | bagas
Andika Putra & Boy M Dinata - AHSRT (Foto: IG/@bbg_ahsrt)
Andika Putra & Boy M Dinata - AHSRT (Foto: IG/@bbg_ahsrt)

Mobilinanews (Banjarbaru) - Debu lintasan gravel Kalimantan Selatan bersiap membumbung tinggi. Putaran pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally Indonesia 2026 bertajuk Banua Rally dipastikan akan menghentak Banjarbaru pada 8-10 Mei mendatang. 

Ajang ini bukan sekadar kompetisi adu cepat, melainkan misi besar untuk membangkitkan kembali gairah otomotif di Tanah Air sekaligus menempa talenta-talenta muda menuju panggung internasional.

Diinisiasi dan didukung penuh oleh Bina Banua Group, perhelatan ini digarap dengan kolaborasi solid antara AHSRT, Gazpoll Racing Team, dan HRT (Harmadji Racing Team) sebagai pendamping lokal.

Bukan hanya menjadi langkah nyata dalam mendorong perkembangan dunia rally di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan, sinergi ini menjamin sebuah kompetisi yang profesional, kompetitif, dan penuh tantangan bagi para pereli terbaik bangsa.

Di bawah komando H. Hasnuryadi Sulaiman sebagai Ketua Penyelenggara dan Poedio Oetojo sebagai Pimpinan Lomba, Banua Rally 2026 menawarkan karakter lintasan yang akan menguras adrenalin.

Ketua IMI Kalsel, Edy Sudarmadi (tengah) dan Ketua Panitia Pelaksana, Ervin `Pipink` Maladjong (kiri)

Jalur full gravel yang didominasi lintasan high speed, hingga lompatan-lompatan tajam (jump) menuntut konsentrasi tingkat tinggi. Di sini, ketelitian navigator dalam menyusun pacenote menjadi penentu antara naik ke podium atau terjerumus di lintasan.

Terkait esensi dari ajang ini, pihak panitia menekankan bahwa nilai sportivitas berada di atas segalanya. “Ini bukan hanya soal siapa yang tercepat, tapi tentang profesionalisme, sportivitas, dan persaudaraan,” ucap panitia kepada Mobilinanews, Selasa (21/4/2026).

Seluruh rangkaian kegiatan akan berpusat di kawasan Citra Mitra City (CMC), mulai dari Service Area hingga prosesi seremonial. Namun, ujian sesungguhnya bagi para pembalap tersebar di wilayah Martadah dan Pelaihari.

Perlombaan ini dibagi menjadi dua putaran, di mana setiap putarannya terdiri dari 6 Special Stage (SS) dengan total jarak melampaui 70 km. Jadwal ketat sudah menanti para peserta sejak hari Rabu untuk survei lintasan, disusul scrutineering dan shakedown pada Kamis.

Genderang perang baru benar-benar ditabuh pada Jumat, 8 Mei 2026, melalui Opening Ceremony di CMC. Para pereli kemudian akan melibas lintasan Putaran 1 pada hari Sabtu dan Putaran 2 pada hari Minggu.

Antusiasme terhadap ajang ini terbukti sangat tinggi. Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Banua Rally 2026, Ervin Maladjong, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat sudah ada 32 tim yang melakukan booking seat dari target yang dipatok sebanyak 40 tim.

“Saat ini, jumlah yang sudah melakukan pemesanan sudah ada 32 tim. Namun belum menyelesaikan administrasi, kami juga menargetkan ada 40 tim nantinya," ujar pria yang akrab disapa ‘Pipink’ tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa para peserta tidak hanya datang dari wilayah lokal, melainkan juga berasal dari pusat-pusat otomotif seperti Jakarta dan Medan. Saat ini, persiapan teknis di lapangan dilaporkan telah mencapai angka 60 hingga 70 persen.

Dengan komitmen penuh dari Organizing Committee (OC) dan Racing Committee (RC) untuk memberikan yang terbaik, ajang ini membawa harapan besar agar Kalimantan Selatan semakin kokoh sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif di Indonesia.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan, Edy Sudarmadi, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Selatan untuk menjadi tuan rumah ajang rally ini.

Menurutnya, momentum ini sangat krusial untuk mengangkat nama daerah ke kancah nasional maupun internasional, sekaligus menjadi sarana seleksi bagi penerus atlet-atlet rally di masa depan.

“Tentu saya sangat berbangga Kalsel dipercaya jadi tuan rumah, ini merupakan momentum penting bagi daerah. Semoga semuanya bisa berjalan lancar sesuai harapan," pungkas Edy dalam kesempatan yang sama.

Kendati demikian, Kejurnas Banua Rally 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi pesta bagi para pembalap, tetapi juga menjadi magnet wisata, khususnya bagi masyarakat Banjarbaru, Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Masyarakat pun dipersilahkan menyaksikan langsung sejarah ini tercipta tanpa dipungut biaya alias gratis, namun dengan tetap mematuhi protokol keselamatan yang telah ditetapkan panitia di area menonton yang telah disediakan.