Jakarta, MOBILINANEWA.ID - Tim AXCR Indonesia siap beradu ketangguhan di cross country rally Thailand, tim ini menurunkan 3 perally wanita dan 1 pria. Mengenai apa target dan persiapan tim tersebut, mereka mengungkapnya di Joglo Bistro, Cilandak Timur, Jakarta Selatan.
Keempat perally itu adalah Rudy Poa (motor), Irma Ferdiana (motor), Lody Natasha (mobil), dan Sesi (mobil), namun tim ini hanya menurunkan 3 kendaraan untuk bertarung di ajang tersebut. Rudy dan Irma akan berlaga di roda dua, sementara Lody (driver) dan Sesi(co driver) di roda empat.
Keempat atlet di olahraga otomotif yakin mampu mengatasi lawan-lawan mereka, berbekal pengalaman mereka mengikuti rally baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Selain itu, keikutsertaan mereka di AXCR Thailand bukan yang pertama kali tapi sudah beberapa kali terjun di arena tersebut.
Rudy Poa mewakili timnya mengatakan, AXCR ini berbeda dengan rally pada umumnya, rute yang ditempuh tiap tahunnya berbeda. Jadi meski pernah menggondol juara di sana, belum tentu tahun berikutnya bisa kembali juara, karena tiap tahun rutenya berbeda dan mungkin strateginya pum berbeda.
Menurutnya, tahun ini dirinya ikut di kelas motor kecil yaitu 250cc, sebelumnya ia terjun di kelas 500cc dan berhasil meraih podium dua. Alasannya terjun di motor kecil karena bila tersasar lebih mudah kembali ke jalur yang sebenarnya dibanding motor besar.
Dan ia juga mengakui, kalau dirinya kurang bisa mengendalikan diri, inginnya menarik gas dikecepatan tinggi. Guna menyeimbangkan keinginan lari kencang dan menghafal rute, ia memilih motor kecil yang larinya tak secepat motor besar.
Sementara 3 perally wanita menceritakan bagaimana mencari dukungan ikut ajang tersebut hingga akhirnya ketiga perally cantik ini bisa tampil di AXCR Thailand. Seperti Irma, meski pernah juara di sana bahkan ia terjun di kelas pria namun kesulitan mencari dukungan guna kembali terjun di ajang AXCR.
Tahun ini AXCR membuka kelas perempuan, maka Irma bakal bersaing dengan perally wanita se-Asia, begitu pula Lody dan Sesi akan bersaing dengan perally perempuan dari kawasan Asia. Ketiga perally anggun itu bertekad mengharumkan nama bangsa meski tak disokong pemerintah maupun induk organisasi. Bagi tim AXCR Indonesia meski tak di lirik induk organisasi dan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Merah Putih harus berkibar di negeri Gajah Putih.