Mobilinanews (Jakarta) - Pembalap tim Visa Cash App Racing Bulls (VCARB) Honda, Liam Lawson, terus menunjukkan performa gemilang di paruh pertama musim balap Formula 1 (F1) 2025.
Konsistensi pembalap muda ini dalam meraih poin membuktikan potensinya sebagai bintang masa depan. Bersama rekan setimnya, Isack Hadjar, Lawson menjadi tumpuan penting dalam pengembangan mobil VCARB 002 yang ditenagai oleh power unit Honda RBPT.
Sejauh ini, Liam Lawson telah mengumpulkan total 20 poin hingga paruh musim 2025. Ia berhasil finis di zona poin dalam empat seri balapan, yaitu GP Monaco, GP Austria, GP Belgia, dan GP Hungaria.

“Saya sangat senang dengan hasil hari ini. Balapan yang sulit dan mencari celah untuk balapan cukup sulit karena lalu lintas yang padat,” ujar Liam mengutip siaran F1, Rabu (6/8/2025).
“Kecepatannya sangat bagus, begitu pula dengan degradasi ban, jadi semuanya dieksekusi dengan baik oleh tim. Menjaga pembalap seperti Max di belakang memang tidak pernah mudah, tetapi strategi kami mampu mempertahankan posisi hingga akhir,” terangnya.
Grand Prix Hungaria 2025 menjadi momen spesial bagi Lawson. Balapan tersebut menandai balapan ke-25 dalam kariernya di Formula 1, menyamai rekor yang pernah diukir oleh sesama pembalap Selandia Baru, Brendon Hartley.
Hartley, yang pernah membela tim yang sama (saat bernama Scuderia Toro Rosso) pada 2017-2018, kini memiliki jumlah start terbanyak di era F1 modern. Dengan begitu, Liam Lawson resmi berbagi rekor dan mengukuhkan namanya di sejarah balap Selandia Baru.

Perjalanan karier Lawson di F1 dimulai secara tak terduga pada GP Belanda 2023, saat ia menggantikan Daniel Ricciardo yang cedera. Tak butuh waktu lama, ia langsung mencuri perhatian dengan meraih poin pertamanya di GP Singapura 2023.
Setelah itu, ia ditunjuk sebagai pembalap utama pada paruh kedua musim 2024. Dengan performa yang terus menanjak dan rekor yang berhasil disamai, Liam Lawson membuktikan bahwa ia adalah salah satu talenta paling menjanjikan di F1 saat ini.
“Tentu saja, konsistensi yang lebih baik di beberapa balapan terakhir ini sangat bagus, tetapi kuncinya adalah kami harus mempertahankan momentum setelah jeda musim panas yang sangat layak kami dapatkan,” pungkas Liam Lawson.