Kia EV6 dan EV9 Kini Bisa Isi Daya Lebih Praktis Berkat Fitur Plug dan Charge

Rabu, 01/10/2025 16:15 WIB | Ade Nugroho
Kia EV6 dan EV9 Kini Bisa Isi Daya Lebih Praktis Berkat Fitur Plug dan Charge
Kia EV6 dan EV9 Kini Bisa Isi Daya Lebih Praktis Berkat Fitur Plug dan Charge

Mobilinanews (Jakarta) - Perkembangan mobil listrik tak hanya bergantung pada performa mesin atau desain futuristis semata, melainkan juga pada kemudahan pengisian daya. Kia memahami kebutuhan tersebut dengan menghadirkan peningkatan penting bagi dua model andalannya: Kia EV6 2025 dan Kia EV9 2026. Keduanya segera mendapatkan fitur terbaru bernama Plug & Charge, yang membuat proses isi daya lebih simpel, aman, dan praktis.

Apa Itu Plug & Charge?

Plug & Charge memungkinkan pemilik mobil listrik untuk mengisi daya tanpa perlu repot mengakses aplikasi atau menggunakan kartu pembayaran. Cukup colokkan mobil ke pengisi daya cepat DC yang kompatibel, maka sistem akan otomatis melakukan otentikasi dan penagihan. Dengan begitu, pengendara bisa lebih santai saat melakukan pengisian daya.

Teknologi ini sudah lama digunakan oleh Tesla di jaringan Supercharger miliknya. Kini, Kia menghadirkannya agar pemilik EV6 dan EV9 juga bisa merasakan pengalaman serupa. Selain Tesla, jaringan Electrify America juga mendukung sistem Plug & Charge, memberikan opsi lebih luas bagi pengguna Kia di Amerika Serikat.

Port NACS, Tanpa Perlu Adaptor

EV6 2025 dan EV9 2026 menjadi mobil listrik Kia pertama yang hadir dengan port NACS (North American Charging Standard) asli, standar yang dipopulerkan Tesla. Dengan port ini, pengguna tak perlu lagi menggunakan adaptor untuk mengisi daya di Tesla Supercharger maupun kios Electrify America tertentu yang sudah mendukung NACS.

Namun, perlu dicatat bahwa sebagian besar pengisi daya cepat DC non-Tesla di Amerika masih menggunakan konektor CCS1. Untuk itu, pemilik EV6 dan EV9 tetap membutuhkan adaptor jika ingin mengisi daya di stasiun tersebut.

Jadwal Pembaruan Fitur

Kia memastikan fitur Plug & Charge akan ditambahkan ke EV6 2025 pada akhir September 2025, sementara pemilik EV9 2026 akan mendapatkannya di penghujung tahun. Perusahaan juga berjanji memberikan panduan detail kepada pemilik begitu fitur ini tersedia.

Menurut Sujith Somasekharan, Connected Car & Mobility Director Kia Amerika:

“Dengan Plug & Charge, kami membuat pengalaman EV lebih mudah digunakan daripada sebelumnya. Tujuan kami adalah membuat mobilitas listrik menjadi mudah, aman, dan terhubung – dan teknologi ini membawa kami selangkah lebih dekat ke kenyataan itu.”

Tren Global

Fitur Plug & Charge kini semakin banyak diadopsi oleh produsen mobil non-Tesla. Selain Kia, merek seperti Rivian dan Volkswagen (ID.4) juga sudah mulai mengintegrasikan teknologi ini ke jaringan pengisian daya publik.

Dengan hadirnya fitur ini, Kia semakin memperkuat komitmennya untuk menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga praktis dan menyenangkan untuk digunakan sehari-hari. Bagi pemilik EV6 maupun EV9, pengalaman isi daya di akhir 2025 dipastikan akan jauh lebih mudah dan bebas ribet.

Mau saya buatkan juga versi singkat bergaya headline berita agar cocok untuk portal otomotif?