Mobilinanews (Tokyo) - Arena otomotif global akan dihebohkan dengan kehadiran motor listrik konsep yang menggabungkan pesona retro dengan teknologi masa depan yang disebut dengan Suzuki e-VanVan.
Ya, skuter mungil yang imut ini dipastikan menjadi salah satu bintang utama yang akan diperkenalkan secara resmi oleh Suzuki dalam gelaran akbar Japan Mobility Show (JMS) 2025 di Tokyo Big Sight, yang berlangsung mulai 30 Oktober hingga 3 November.
Kehadiran e-VanVan bukan hanya sekedar pelengkap, melainkan deklarasi Suzuki untuk menantang segmen fun bike yang kini didominasi oleh legenda bensin, Honda Monkey. Namun, Suzuki mengambil langkah berani, mereka memilih jalur elektrifikasi penuh.
e-VanVan adalah reinkarnasi modern dari leisure bike populer Suzuki VanVan era 1970-an, yang kala itu masih mengandalkan mesin silinder tunggal. Sebagai penerusnya, e-VanVan membawa semangat kebebasan yang sama.

Akan tetapi Suzuki lebih memilih hadir dengan powertrain baterai yang menjanjikan mobilitas nol emisi. Inilah perpaduan sempurna antara nostalgia berkendara dan komitmen terhadap ekosistem yang lebih hijau.
Meskipun masih berstatus konsep, informasi yang beredar menyebutkan bahwa skutik bergaya retro modern ini memiliki performa yang setara dengan motor bermesin 125 cc. Hal ini menempatkannya sebagai pilihan ideal untuk mobilitas harian di perkotaan.
Menariknya, Suzuki tidak hanya menjual kepraktisan yang umumnya ditawarkan oleh skuter listrik kompetitor. Mereka memilih pendekatan yang lebih emosional, memposisikan e-VanVan sebagai "mainan baru bagi para pecinta otomotif, khususnya roda dua."
Konsep fun bike listrik tersebut bertujuan untuk memenuhi hasrat setiap pelanggan khususnya pecinta roda dua yang ingin merasakan sensasi berkendara yang menyenangkan dan mengasyikkan, meskipun dengan tenaga listrik.

Dari bocoran teaser dan desain konsep, e-VanVan menampilkan kemiripan visual dengan sang pesaing, Honda Monkey. Desain rangkanya dibuat mungil dengan sentuhan modern yang agresif, seperti suspensi depan upside down dan stang telanjang.
Sebagai kendaraan berbasis baterai listrik, penempatan baterai Suzuki e-VanVan secara ergonomis diletakkan di tengah rangka bagian depan, yang kemungkinan besar berkontribusi pada distribusi bobot yang seimbang.
Kenyamanan pengendara didukung oleh pijakan kaki yang ergonomis dan sistem dual shockbreaker di bagian belakang. Untuk keselamatan standar, e-VanVan sudah dilengkapi dengan sistem pengereman cakram (disc brake) di roda depan dan belakang.
Meskipun pihak prinsipal belum merilis spesifikasi teknis lengkap seperti detail daya motor dan jangkauan baterai mereka berjanji akan mengungkap semua informasi pada acara peluncuran di Japan Mobility Show (JMS) 2025 mendatang.