Mobilinanews.com (Jakarta) - Dalam lanskap industri otomotif yang semakin kompetitif, kolaborasi lintas produsen menjadi strategi kunci untuk menghadirkan produk inovatif.
Kali ini, Hyundai Motor Company menggandeng Beijing Automotive Industry Holding Co. (BAIC) untuk melahirkan SUV listrik terbaru bertajuk Hyundai Elexio EO — model pertama hasil kerja sama yang mengusung label Hyundai penuh.
Mobil ini dibangun menggunakan platform Hyundai E-GMP, yang juga menjadi basis bagi model populer seperti Ioniq 5 dan Kia EV6.
Elexio EO diklaim akan menjadi pesaing serius di segmen SUV listrik menengah, dengan kombinasi antara desain futuristik, performa tinggi, dan efisiensi baterai unggulan.
Mengutip laporan dari CarNewsChina, produksi Hyundai Elexio EO resmi dimulai pada 16 Oktober 2025, dengan peluncuran global dijadwalkan pada 29 Oktober 2025.
Model ini akan ditawarkan dalam tiga varian: Fun, Smart, dan Tech.
Untuk tahap pra-penjualan, Elexio EO dibanderol antara 130.000 hingga 150.000 yuan, atau setara Rp 215 juta hingga Rp 248 juta.
Harga ini menjadikannya salah satu SUV listrik paling kompetitif di kelasnya, terutama jika dibandingkan dengan rival seperti BYD Yuan Plus atau MG ZS EV.
Secara tampilan, Elexio EO mengusung bahasa desain modern khas Hyundai berpadu sentuhan futuristik ala mobil listrik Tiongkok.
Bagian depan tampil minimalis dengan lampu LED tipis menyatu dengan gril tertutup, sementara bagian belakang didominasi oleh pencahayaan horizontal yang elegan.
Dari sisi dimensi, Elexio EO memiliki:
Panjang: 4.615 mm
Lebar: 1.875 mm
Tinggi: 1.675 mm (1.698 mm untuk varian atas)
Jarak sumbu roda: 2.750 mm
Ukuran ini menempatkannya sedikit di atas Hyundai Kona Electric, namun di bawah Ioniq 5 — menjadikannya SUV kompak yang ideal untuk pasar urban maupun keluarga muda.
Mobil ini juga menggunakan pelek 20 inci yang memperkuat kesan sporty sekaligus mewah.
Hyundai Elexio EO akan tersedia dalam dua konfigurasi powertrain.
Varian penggerak roda depan (FWD) menggunakan motor tunggal bertenaga 160 kW (215 hp), sementara versi penggerak semua roda (AWD) dengan motor ganda menghasilkan tenaga hingga 233 kW (312 hp).
Kedua varian menawarkan torsi instan khas kendaraan listrik, memberikan akselerasi cepat tanpa kehilangan efisiensi energi.
Salah satu keunggulan utama Elexio EO terletak pada daya tahan baterainya.
SUV ini menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) dengan dua pilihan kapasitas: 64,2 kWh dan 88,1 kWh.
Berdasarkan uji CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle), Elexio EO mampu menempuh jarak antara 518 km hingga 722 km — angka yang sangat kompetitif di kelasnya.
Dengan efisiensi tersebut, mobil ini berpotensi menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik jarak jauh dengan harga terjangkau.
Masuk ke kabin, Elexio EO menampilkan desain interior bergaya modern dan futuristik dengan dominasi garis horizontal dan konsol tengah bertingkat.
Bagian tengah dilengkapi layar ganda besar yang memadukan panel instrumen digital dan sistem infotainment.
Menariknya, layar pengemudi dibuat minimalis dan diposisikan dekat kaca depan untuk memberikan visibilitas optimal.
Sementara itu, pengaruh Hyundai sangat terasa pada tuas transmisi model “shifter column” di belakang setir, sama seperti yang digunakan pada Hyundai Ioniq 5 dan Kona Electric.
Material interior menggunakan kombinasi kulit sintetis lembut, aksen krom satin, dan pencahayaan ambient, yang menambah kesan premium di dalam kabin.
Kerja sama antara Hyundai dan BAIC bukanlah hal baru.
Keduanya sudah bermitra sejak tahun 2002, melalui pendirian Beijing Hyundai Motor Co., Ltd., yang menjadi tonggak penting dalam ekspansi Hyundai ke pasar Tiongkok.
Kini, melalui Elexio EO, kolaborasi tersebut naik ke level baru dengan pengembangan EV berbasis platform global Hyundai (E-GMP) untuk pasar domestik dan internasional.