Harga Honda Prelude Bocor di Samsat! Lebih Murah dari Civic Type R, Siap Jadi Idola Baru Pecinta JDM Tanah Air

Jum'at, 26/12/2025 12:10 WIB | bagas
Honda Prelude e:HEV (Foto: Honda)
Honda Prelude e:HEV (Foto: Honda)

Mobilinanews (Jakarta) - Panggung otomotif nasional kembali bergetar setelah PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek (APM) Honda di Indonesia telah memajang Honda Prelude Concept pada gelaran GIIAS 2025 lalu.

Kehadiran mobil sport legendaris ini bukan sekadar pemanis booth, melainkan sinyal kuat bahwa sang legenda sedang bersiap mengaspal secara resmi di jalanan Indonesia. 

Antusiasme para pecinta JDM (Japanese Domestic Market) semakin membuncah setelah munculnya bocoran valid mengenai nilai jual kendaraan tersebut yang terpantau dalam data registrasi resmi pemerintah.

Sejarah baru Prelude dimulai ketika Honda Motor Co., Ltd resmi melepas versi produksinya ke pasar global pada 5 September 2025, dengan Jepang sebagai negara pertama yang mencicipi performanya apiknya.

Hanya berselang dua bulan sejak peluncuran global tersebut, nama Prelude langsung muncul dalam daftar Samsat DKI Jakarta. Mobil ini terdaftar dengan kode bodi BF14 Top CVT ZZ dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp 653 juta.

Mengingat NJKB sebesar Rp 653 juta sudah keluar, hal ini tentu dapat menarik proyeksi harga jual resminya alias on the road (OTR) dengan membandingkannya terhadap unit lain yang memiliki selisih angka serupa antara NJKB dan harga pasar.

Jika merujuk pada skema perpajakan di Indonesia, harga OTR biasanya berada di kisaran 30-40% lebih tinggi dari angka NJKB setelah ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) serta biaya surat-surat (BBN-KB).

Dengan NJKB Rp 653 juta, estimasi harga jual Honda Prelude e:HEV kemungkinan besar akan menyentuh angka Rp 850 juta hingga Rp 950 juta, menempatkannya di posisi yang strategis karena berada jauh dibawah Honda Civic Type R yang dibanderol Rp1,4 miliar.

Dengan prediksi harga tersebut, Honda Prelude e:HEV akan menjadi penantang serius Toyota GR86 yang merupakan rival paling alami dari sisi gaya hidup. Meski GR86 menggunakan mesin bensin 2.400 cc, harganya saat ini berada di kisaran Rp 980 jutaan.

Jika Prelude masuk dengan harga dibawah Rp 950 juta, tentu Honda memiliki keunggulan besar, terlebih dari sisi efisiensi bahan bakar berkat teknologi hybrid e:HEV tanpa mengorbankan tampilan sporty yang serupa.

Secara teknis, Honda Prelude yang telah memasuki generasi keenam ini mengusung platform canggih yang memadukan estetika klasik coupe dengan teknologi masa depan dari Honda yang disebut dengan Honda e:Technology.

Ya, jantung pacu Honda Prelude terbaru ini mengandalkan sistem hybrid e:HEV yang mengkombinasikan mesin bensin empat silinder berkapasitas 2.000 cc siklus Atkinson dengan dua motor listrik berperforma tinggi.

Mesin 2.0 liter itu dikombinasikan dengan motor listrik ganda bertenaga 184 PS. Teknologi inovatif S+ Shift meniru sensasi perpindahan gigi otomatis 8-kecepatan dengan paddle shift dan efek blipping, memberikan koneksi yang lebih mendalam antara pengemudi dan mobil.

Dari sisi dimensi, Prelude hadir dengan profil yang rendah dan lebar, dipertegas dengan penggunaan pelek berukuran 20 inci serta sistem pengereman Brembo yang menjamin kontrol penuh bagi pengendaranya.

Kelahiran kembali Prelude dengan kode BF14 ini sekaligus meneruskan tongkat estafet dari generasi-generasi sebelumnya. Publik tentu masih ingat dengan generasi kedua di era 1980-an yang melegenda dengan kode B20A, atau generasi kelima dengan kode bodi BB5.

Kini, dengan pendekatan desain yang lebih aerodinamis namun tetap mempertahankan siluet coupe yang elegan, Honda seolah ingin membuktikan bahwa mobil sport bisa tetap relevan di era elektrifikasi tanpa kehilangan ruh kesenangan berkendara.