F1 2026: Zhou Guanyu Resmi Jadi Pembalap Cadangan Cadillac

Selasa, 06/01/2026 08:35 WIB | bagas
Zhou Guanyu Jadi Pembalap Cadangan Cadillac di F1 2026 (Foto: F1)
Zhou Guanyu Jadi Pembalap Cadangan Cadillac di F1 2026 (Foto: F1)

Mobilinanews (Jakarta) - Tim pendatang baru asal Amerika Serikat, Cadillac yang tengah mempersiapkan debutnya pada musim Formula 1 (F1) 2026 secara resmi mengumumkan perekrutan Zhou Guanyu sebagai pembalap cadangan (reserve driver).

Pengumuman ini melengkapi teka-teki susunan pembalap Cadillac setelah sebelumnya mereka mengkonfirmasi duet senior Valtteri Bottas dan Sergio Perez sebagai pembalap utama, serta bintang IndyCar Colton Herta sebagai pembalap penguji.

Zhou Guanyu membawa modal pengalaman yang sangat berharga bagi tim baru ini. Selama berkarier di lintasan jet darat antara tahun 2022 hingga 2024 bersama Alfa Romeo/Kick Sauber, pembalap asal Tiongkok tersebut telah berkompetisi dalam 68 Grand Prix.

Ia mencatatkan sejarah sebagai pembalap F1 pertama dan satu-satunya dari negaranya, dengan prestasi gemilang mencetak poin langsung pada balapan debutnya di Bahrain tahun 2022 dan satu-satunya penyumbang poin di musim 2024 yang sulit bagi Kick Sauber.

Setelah berpisah dengan Sauber, pembalap berusia 26 tahun ini sempat mengasah kemampuannya di Ferrari dengan peran serupa yang terlibat aktif dalam pekerjaan simulator, serta program pengujian mobil lama atau Testing of Previous Cars (TPC).

Pengalaman teknis inilah yang menjadi daya tarik utama bagi Cadillac, apalagi mengingat tim Amerika tersebut akan menggunakan unit daya dan kotak roda gigi pasokan dari Ferrari pada musim 2026 mendatang.

"Saya sangat senang bergabung dengan Tim Formula 1 (F1) Cadillac sebagai Pembalap Cadangan menjelang debutnya di Formula 1 musim ini (2026)," ujar Zhou mengutip siaran resmi F1, Selasa (6/1/2026).

Ia menambahkan bahwa proyek ini merupakan salah satu yang terbesar dan paling menarik yang pernah ada di dunia balap. Baginya, kepindahan ini juga terasa seperti pulang ke rumah karena ia sudah mengenal beberapa sosok kunci di dalam tim.

"Saya telah bekerja dengan Graeme Lowdon dan Valtteri selama bertahun-tahun dalam berbagai kapasitas, jadi bergabung dengan tim ini terasa seperti bergabung kembali dengan keluarga,” ungkap The Dragon -julukan Zhou Guanyu-.

“Dengan pengalaman terkini dan pengembangan mobil di luar lintasan, saya tahu saya dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi Cadillac, dan saya menantikan untuk mendukung mereka dengan cara terbaik yang saya bisa,” sambungnya.

Pihak manajemen Cadillac menegaskan bahwa pemilihan Zhou bukanlah keputusan sembarangan. Prinsipal Tim, Graeme Lowdon, menjelaskan bahwa proses seleksi pembalap cadangan dilakukan dengan ketelitian yang sama saat mereka mencari pembalap utama.

“Kami menginginkan kandidat yang memiliki pengalaman mengemudi F1 terkini, siap bekerja keras sebagai bagian dari tim, dan memahami tantangan dalam mengembangkan mobil di sepanjang musim,” terang Lowdon.

Tim membutuhkan sosok yang tidak hanya memiliki kecepatan, tetapi juga pemahaman mendalam tentang tantangan teknis dalam mengembangkan mobil. Menurut Lowdon, Zhou memenuhi semua kriteria tersebut dan menjadi aset besar saat mereka.

“Zhou memenuhi semua kriteria tersebut dengan sempurna. Ia akan menjadi aset besar bagi kami saat kami mulai membalap pada tahun 2026 dan kami menantikan ia menjadi bagian integral dari tim kami,” tegasnya.

Dengan susunan yang terdiri dari Bottas, Perez, Herta, dan kini Zhou, Cadillac merasa telah memiliki kelompok pembalap yang lapar akan kemenangan, cepat, dan kolaboratif untuk mengguncang peta persaingan Formula 1 pada tahun debutnya nanti.