MotoGP 2026: Mengaspal Bareng Panigale V2, Marc Marquez Langsung On Fire

Jum'at, 09/01/2026 17:36 WIB | Rulin purba
Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: ist-marcmarquez)
Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: ist-marcmarquez)

mobilinanews (Spanyol) - Hari buruk di GP Indonesia, Oktober silam, tak lagi membuat gundah hati Marc Marquez. Cidera panjangnya sudah sembuh. Hatinya senang, dan siap menuju tes pra musim di Malaysia bulan depan.

Pembalap tim Lenovo Ducati itu kembali motoran di sirkuit setelah tiga bulan jalani perawatan patah tulang bahu (ditubruk Marco Bezzecchi di GP Indonesia). Setelah latihan naik sepeda gunung, lanjut ke motokros, saatnya juara dunia MotoGP 7 kali itu ke sirkuit dengan motor sport.

Ia tampil di Sirkuit Aspar, Spanyol,  pada Kamis kemarin bertepatan dengan kecelakaan yang mematahkan tulang paha Fermin Aldeguer (Gresini Ducati). Marquez melaju beberapa laps dengan besutan Ducati Panigale V2. Hasilnya positif.

"Riding perdana pada 2026. Kembali ke atas motor untuk mendapatkan kembali feeling mengendarai," tulis Marquez lewat medsosnya.

Rider 33 tahun yang kabarnya tengah menunggu kelahiran anak bersama sang pacar Gemma Pinto itu tidak banyak bicara soal come back-nya ke sirkuit. Maklum, motivasi utamanya dalam kesempatan ini hanyalah 'melepas' rasa rindu motoran di sirkuit. Ia juga tak perlu catatan waktu di atas Panigale V2.

Dari foto-foto yang diunggah pada akun sosmednya tampak jelas kegembiraan di wajah Marquez. Itu yang penting.

Tantangan sesungguhnya menanti di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 3-5 Februari nanti. Marquez untuk pertama kalinya akan menguji Ducati Desmosedici GP26 yang digunakan mengarungi musim balap tahun ini.

Ada 4 pembalap yang menggunakan GP26. Yakni rekan setim Marquez di skuad oabrioan Ducati, Francesco Bagnaia dan 1 joki tim satelit - Alex Marquez (Gresini Ducati) dan Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati).

Alex sendiri ikut berlatih di Sirkuit Aspar pada Jumat (9/1) ini, juga dengan Ducati Panigale. Adik kandung Marquez itu digadang-gadang sebagai penantang terkuat abangnya tahun ini, semata karena suksesnya meraih posisi runner-up musim 2025 dan di sisi lain Bagnaia sangat menderita sepanjang musim. (r)