mobilinanews (Inggris) - Setelah 7 tahun berkolaborasi, Honda berpisah dengan Red Bull Racing. Pabrikan Jepang itu kini memasok mesin pada tim Aston Martin. Tapi Honda dan Jepang selalu merasa sehati dengan Max Verstappen.
Perasaan itu diungkap President Honda Racing Corporation (HRC) Koji Watanabe. Ia mengaku sedih berpisah dengan RBR setelah 7 tahun bersama dengan hasil 4 gelar juara dunia pembalap lewat Max Verstapoen dan 2 gelar juara dunia konstruktor.
"Perpisahan di GP Abu Dhabi 2025 itu momen yang menyedihkan. Tapi, di satu sisi lain, kami menatap perjalanan baru ke masa depan," kata Watanabe.
Dalam wawancaranya dengan FormulaPassion dan dikutip motorsportweek, Watanabe secara khusus mengapresiasi semua yang telah dijalani Honda dengan Verstappen.
"Saya sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan pembalap yang luar biasa ini, seseorang yang memperlakukan tim kami dengan jujur dan penuh hormat. Itu adalah sesuatu yang sangat kami hargai darinya. Dan itulah mengapa kolaborasi kami berjalan dengan sangat baik," ucapnya sembari berterima kasih kepada driver asal Belanda itu.
"Kami selalu memiliki tujuan yang sama, yakni mencapai puncak."
Watanabe lantas menyinggung masa Honda menikmati sukses dengan McLaren pada akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an, saat legenda Braail Ayrron Senna memenangkan ketiga gelar juaranya. Yang kemudian memberinya status kultus di Jepang.
Watanabe menyatakan bahwa Verstappen sekarang menikmati popularitas yang sama seperti Senna, diakui sebagai sosok yang signifikan dan dicintai karena hubungannya dengan Honda.
“Max sangat populer di Jepang. Orang-orang sekarang mengaitkannya dengan Honda, seperti pada zaman Senna. Ia sangat berarti bagi perusahaan kami. Sikap dan kepercayaannya pada para insinyur kami selalu memotivasi. Max akan selalu ada di hati kami," tandas Watanabe. (r)