Gebrakan Rp 30 Triliun Proyek Tol 39,4 KM di Tangerang Resmi Berlanjut, Siap Pangkas Macet Total

Selasa, 10/03/2026 14:15 WIB | Ade Nugroho
Tol Serpong-Balaraja
Tol Serpong-Balaraja

mobilinanews (Jakarta) – Kabar baik bagi warga Tangerang dan para pemburu properti! Proyek infrastruktur raksasa Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) resmi memasuki babak baru di tahun 2026 ini. Proyek yang digarap oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) ini bukan sekadar aspal biasa, melainkan jalur "urat nadi" yang diprediksi akan mengubah peta ekonomi Banten.

Berikut adalah poin-poin penting yang perlu Anda ketahui mengenai proyek senilai Rp 30 triliun ini:

Proyek Strategis: Menghubungkan BSD ke Barat Tangerang

Tol Serbaraja dirancang sepanjang 39,4 kilometer untuk memangkas waktu tempuh dari kawasan BSD City menuju pusat pertumbuhan baru di Balaraja. Proyek ini dibagi menjadi tiga fase utama:

FaseRutePanjangStatus

Fase 1Serpong – Legok5,15 kmBeroperasi Penuh

Fase 2Legok – Tigaraksa Selatan11,5 kmKonstruksi/Perencanaan

Fase 3Tigaraksa Selatan – Balaraja18,6 kmKonstruksi/Perencanaan

Investasi Jumbo dan Estimasi Tarif

Membangun konektivitas berstandar tinggi tentu tidak murah. Total investasi untuk keseluruhan proyek diperkirakan menembus angka Rp 30 triliun.

Bagi Anda yang rutin melintasi jalur ini, struktur tarif diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan Fase 1 yang saat ini berada di kisaran Rp 6.000 untuk kendaraan Golongan I (jarak 5 km pertama). Angka final untuk Fase 2 dan 3 saat ini masih digodok oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Target 2030: Koneksi Langsung ke Jalur Logistik

Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, menargetkan seluruh proyek ini rampung pada tahun 2030. Nantinya, tol ini akan terhubung langsung dengan titik Balaraja Timur.

  • Akses Logistik: Mempermudah akses menuju Merak dan kawasan industri Tangerang Barat.

  • Nilai Properti: Meningkatkan nilai jual lahan di sisi barat BSD City secara signifikan.

  • Efisiensi Waktu: Mengubah kawasan yang dulunya dianggap "pinggiran" menjadi pusat ekonomi yang hanya selangkah dari pusat kota.

Menjelang libur Lebaran tahun ini, manajemen memastikan Fase 1 dalam kondisi prima. Karena jalur ini lebih bersifat aglomerasi (penghubung antar wilayah sekitar) dan bukan jalur utama Trans-Jawa, kepadatan arus lalu lintas diprediksi akan tetap terkendali.

Mengapa Ini Penting Bagi Anda?

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi properti atau mencari hunian pertama, perkembangan Tol Serbaraja adalah indikator kuat pertumbuhan kawasan. Konektivitas selalu diikuti dengan munculnya fasilitas komersial, perkantoran, dan tentu saja, kenaikan harga tanah.