mobilinanews (Jakarta) – Lexus nampaknya tidak main-main dalam misi meninggalkan era bensin. Kabar terbaru menyebutkan bahwa lini sedan sport ikonik mereka, Lexus IS, akan segera bertransformasi total menjadi kendaraan listrik murni (BEV). Bukan sekadar ganti mesin, generasi terbaru ini digadang-gadang akan menjadi standar baru sedan sport premium berbasis perangkat lunak (software-defined vehicle).
Langkah ini menjadi pernyataan tegas Lexus di tengah gempuran rival Jerman seperti BMW seri i dan Mercedes-Benz EQ. Berikut adalah alasan mengapa Lexus IS EV patut masuk dalam radar pantauan Anda:
1. Performa "Beast" dengan Target Jarak Tempuh Gila-Gilaan
Jika Anda mengira mobil listrik hanya soal efisiensi, Lexus IS EV siap mematahkan stigma tersebut. Rumor menyebutkan varian tertingginya akan menyemburkan tenaga hingga 500 hp dengan sistem penggerak semua roda (AWD) melalui motor ganda.
Yang paling mencuri perhatian adalah klaim jarak tempuhnya:
Target: Hingga 1.000 km (sekitar 620 mil) dalam sekali pengisian daya.
Teknologi: Diduga kuat menggunakan baterai solid-state, teknologi masa depan yang sedang dimatangkan oleh grup Toyota/Lexus untuk pengisian lebih cepat dan daya tahan lebih lama.
2. Bukan Sekadar Mobil, Tapi "Gadget" Berjalan
Lexus IS masa depan akan mengadopsi arsitektur berbasis software. Ini berarti:
Update Over-the-Air (OTA): Performa mesin, efisiensi baterai, hingga fitur hiburan bisa meningkat hanya lewat pembaruan perangkat lunak, mirip seperti memperbarui sistem operasi smartphone Anda.
Giga-Casting: Penggunaan struktur bodi giga-casting yang lebih kaku namun ringan, meningkatkan handling berkendara khas sedan sport.
3. Estetika Futuristik & Kabin Lebih Lega
Secara visual, IS terbaru diprediksi akan jauh lebih radikal dibanding saudaranya, Lexus ES. Dengan dimensi yang kabarnya 3 inci lebih panjang dari model saat ini, Lexus tidak hanya mengejar aerodinamika, tapi juga memberikan ruang kaki (legroom) yang lebih manusiawi—menjawab kritik umum terhadap ruang kabin sedan sport yang biasanya sempit.
Keputusan Lexus untuk mematikan varian bensin pada model IS menunjukkan bahwa segmen entry-level luxury kini menjadi medan tempur utama elektrifikasi. Bagi Anda yang mencari prestise Lexus namun menginginkan teknologi future-proof, model ini layak dinantikan.