mobilinanews (Jakarta) – Ini dia info penting buat kamu yang sudah mulai menyusun rencana cuti atau war tiket mudik! Lebaran 2026 ini bakal terasa beda karena ada "tamu spesial", yaitu Hari Raya Nyepi yang jatuhnya berdekatan dengan Idul Fitri 1447 H.
Kombinasi ini bikin pola pergerakan mudik jadi unik: nggak cuma satu, tapi dua gelombang. Biar nggak terjebak macet horor atau kehabisan tiket, simak rangkuman strategisnya di bawah ini.
Berdasarkan prediksi Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, berikut adalah linimasa yang wajib kamu perhatikan sebelum mengajukan cuti ke atasan:
Gelombang I: 14 – 15 Maret 2026 (Sabtu & Minggu)
Gelombang II: 18 – 19 Maret 2026 (Rabu & Kamis)
Gelombang I: 25 – 26 Maret 2026 (Rabu & Kamis)
Gelombang II: 28 – 29 Maret 2026 (Sabtu & Minggu)
Insight: Gelombang pertama diprediksi muncul lebih awal karena banyak yang memanfaatkan momen libur Nyepi untuk sekalian "nyolong start" mudik ke kampung halaman.
Pemerintah memprediksi sekitar 143,9 juta orang akan bergerak tahun ini. Meski sedikit turun dibanding tahun lalu (146,4 juta), angka ini tetap masif. Untuk menjaga kelancaran, Polri menyiagakan 161.243 personel dan menerapkan beberapa skema manajemen lalu lintas:
Ganjil-Genap: Pastikan pelat nomor kendaraan sesuai dengan tanggal keberangkatanmu.
One Way & Contraflow: Akan diterapkan secara situasional di jalur tol utama.
Delaying System & Buffer Zone: Khusus untuk kamu yang mudik menyeberang pulau via pelabuhan, sistem ini akan mengatur antrean agar tidak terjadi penumpukan di dermaga.
Buat kamu yang sudah masuk usia produktif dan ingin perjalanan yang minim stres, pertimbangkan poin-poin ini:
Pilih "Celah" di Antara Gelombang: Jika memungkinkan, berangkatlah di tanggal 16 atau 17 Maret untuk menghindari puncak kepadatan gelombang pertama dan kedua.
Manfaatkan Layanan Penitipan Kendaraan: Kalau kamu mudik pakai transportasi umum, jangan biarkan motor atau mobilmu di rumah tanpa pengawasan. Polri menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor kepolisian terdekat.
Pantau Posko Terpadu: Ada 2.746 posko yang disiapkan. Jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, jangan dipaksakan. Manfaatkan posko pelayanan untuk beristirahat sejenak.
Dengan adanya dua gelombang ini, fleksibilitas jadi kunci utama. Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum tancap gas.