MotoGP 2026: Krisis Geopolitik Timur Tengah Paksa GP Qatar Geser ke November, Valencia Mundur!

Selasa, 17/03/2026 16:37 WIB | bagas
MotoGP Qatar (Foto: Red Bull)
MotoGP Qatar (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Qatar) - Dinamika situasi geopolitik di Timur Tengah secara resmi telah mengubah peta persaingan MotoGP musim 2026.

Melalui pernyataan resmi yang dirilis hari ini, otoritas MotoGP mengonfirmasi bahwa Grand Prix Qatar, yang semula dijadwalkan berlangsung pada April mendatang, harus ditunda hingga 8 November mendatang.

Keputusan krusial ini diambil setelah koordinasi intensif antara Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), promotor lokal, dan otoritas Qatar guna menjamin standar keamanan tertinggi bagi seluruh ekosistem balap.

Pergeseran jadwal di Sirkuit Internasional Losail ini memicu efek domino pada seri penutup musim. Guna menjaga integritas kompetisi dan logistik tim, seri Portimao, Portugal kini dijadwalkan ulang pada 22 November, sementara GP Valencia mundur ke 29 November.

Meski terjadi perubahan di fase seri putaran terakhir, penyelenggara memastikan bahwa jadwal putaran Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 lainnya tetap berjalan sesuai rencana tanpa perubahan lebih lanjut.

“Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati dan dalam koordinasi penuh dengan mitra kami di Qatar serta di seluruh paddock,” ucap Carmelo Ezpeleta, CEO MotoGP mengutip keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, prioritas utama organisasi adalah keselamatan dan kesejahteraan semua pihak yang terlibat dalam MotoGP, sekaligus memastikan setiap Grand Prix diselenggarakan dengan standar tertinggi. 

Tak sampai disitu, Ezpeleta juga menekankan pentingnya transparansi bagi para penggemar, di mana pemegang tiket diberikan opsi untuk melakukan rollover tiket mereka ke jadwal baru tersebut.

“Saya juga ingin berterima kasih kepada mitra kami di Portimão dan Valencia atas kolaborasi dan fleksibilitas mereka dalam membantu kami memberikan transisi yang mulus ke kalender yang direvisi,” terangnya.

“Kami yakin bahwa jadwal yang diperbarui akan memungkinkan kami untuk menjaga kualitas kejuaraan sambil menawarkan musim balap yang luar biasa kepada para penggemar,” tambah Ezpeleta.

Senada dengan hal tersebut, pihak tuan rumah di Doha menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap perubahan jadwal ini demi kelancaran operasional di tengah ketidakpastian regional.

Abdulrahman bin Abdullatif Al Mannai, Presiden Federasi Motor & Sepeda Motor Qatar serta Sirkuit Internasional Losail (LIC), menyatakan bahwa pihaknya menghormati dan mendukung keputusan untuk menunda MotoGP Qatar ke tanggal 6–8 November 2026.

“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada para penggemar, tim, dan mitra atas pengertian serta dukungan yang terus diberikan, dan kami sangat menantikan untuk menyambut kembali semua orang di Sirkuit Internasional Losail,” tuturnya.

Presiden FIM, Jorge Viegas, juga turut memperkuat alasan di balik keputusan teknis ini dengan menonjolkan aspek proteksi personel yang menyatakan bahwa FIM mendukung keputusan untuk menjadwal ulang Grand Prix Qatar mengingat situasi geopolitik saat ini.

Baginya, perlindungan terhadap para pembalap, tim, ofisial, dan penggemar harus selalu diutamakan. FIM merasa percaya diri bahwa kalender yang diperbarui akan memastikan acara di Qatar dapat terselenggara dalam kondisi yang paling aman dan profesional.

“FIM mendukung penuh keputusan untuk menjadwal ulang Grand Prix Qatar. Mempertimbangkan situasi geopolitik saat ini, perlindungan terhadap para pembalap, tim, ofisial, serta penggemar harus selalu menjadi prioritas utama,” pungkasnya.