Mobilinanews (Prancis) - Sirkuit Le Mans yang legendaris bersiap menjadi saksi bisu kembalinya raungan mesin Desmosedici GP saat Ducati Lenovo Team mematok target tinggi pada seri putaran kelima MotoGP 2026.
Lintasan bersejarah di Prancis ini bukan sekadar pemberhentian biasa dalam kalender balap, melainkan "benteng" bagi pabrikan Borgo Panigale.
Sejarah mencatat bahwa sejak kemenangan perdana Danilo Petrucci pada 2020, Le Mans telah bertransformasi menjadi wilayah kekuasaan Ducati, di mana nama-nama besar seperti Miller, Bastianini, Bezzecchi, hingga Jorge Martin silih berganti berdiri di podium tertinggi.
Optimisme membuncah di garasi Marc Marquez. Pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut membawa modal berharga berupa kemenangan Sprint di Jerez dan hasil positif dalam sesi tes pasca-balapan.

Marc Marquez #93 (Foto: Ducati)
Marquez kini mengincar peran sebagai protagonis utama di lintasan yang sangat ia gemari. Meski demikian, ia tetap waspada terhadap faktor eksternal yang sering kali menjadi penentu di Le Mans, terutama kondisi cuaca yang sulit ditebak.
"Le Mans adalah trek yang saya sukai dan tahun lalu saya sudah membuktikan bisa melaju sangat cepat dengan Desmosedici GP di sini. Akhir pekan ini tentu penuh dengan ketidakpastian, terutama cuaca yang sering memberi kejutan,” ucapnya.
“Terlepas dari insiden jatuh sebelumnya, kami sangat kompetitif di Jerez dan hasil tes pada hari Senin menunjukkan kemajuan yang signifikan," ungkap Marquez mengutip keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Di sisi lain garasi, Francesco "Pecco" Bagnaia datang dengan ambisi untuk menebus nasib kurang beruntung pada balapan sebelumnya di Andalusia. Meskipun sempat naik podium ketiga tahun lalu, Bagnaia merasa masih memiliki "utang" di sirkuit ini.
Juara dunia bertahan tersebut mengaku sangat puas dengan beberapa solusi teknis yang ditemukan selama sesi tes terakhir dan menegaskan kesiapannya untuk memaksimalkan potensi motornya di lintasan yang memiliki karakter sangat cocok dengan DNA Ducati.

Francesco Bagnaia #63 (Foto: Ducati)
“Saya sangat senang menuju Le Mans. Sirkuit ini adalah tipe lintasan yang mampu menonjolkan karakter terbaik dari Desmosedici GP. Kami berharap cuaca akan bersahabat agar kami bisa terus bekerja keras demi mendekati para pembalap terkuat," jelas Bagnaia.
Dengan catatan sejarah sebagai satu-satunya pabrikan yang berhasil meraih hasil maksimal melalui seluruh tim satelit dan utamanya di sini, tekanan untuk mempertahankan supremasi berada di pundak Marquez dan Bagnaia.
Pertarungan di Le Mans kali ini diprediksi akan menjadi babak baru yang sengit bagi Ducati. Konsistensi performa motor dan ketajaman insting pembalap akan diuji habis-habisan dalam upaya memperpanjang rekor kemenangan beruntun Si Merah di tanah Prancis.
Jadwal MotoGP Prancis 2026:
Jumat, 8 Mei 2026
Sabtu, 9 Mei 2026
Minggu, 10 Mei 2026