Mobilinanews (Brasil) - Gairah balap motor kelas dunia kini bergeser ke Amerika Selatan saat skuad Aprilia Racing bersiap menaklukkan aspal baru di Autódromo Internacional de Goiânia - Ayrton Senna, Brasil pada 20-22 Maret 2026.
Putaran kedua MotoGP 2026 ini bukan sekadar balapan biasa, melainkan tantangan teknis murni di lintasan Brasil yang baru saja direnovasi, termasuk menuntut sinkronisasi sempurna antara mesin Aprilia RS-GP26 dan intuisi para pembalapnya.
Setelah mendominasi di Buriram dengan raihan pole position dan kemenangan meyakinkan, Marco Bezzecchi tiba di Goiânia dengan misi mempertahankan stabilitas performa yang ia bangun di Thailand, sekaligus memetakan variabel pada sirkuit sepanjang 3,84 km tersebut.

Karakteristik lintasan yang memiliki 14 tikungan dengan kombinasi trek lurus panjang dan sektor teknis yang sempit memaksa tim mekanik untuk bekerja ekstra dalam menemukan setelan aerodinamika yang seimbang.
“Saya sangat senang bisa pergi ke Brasil dan penasaran untuk menemukan trek baru ini. Saya yakin akan sangat luar biasa bisa membalap di negara baru dan bertemu penggemar baru, jadi saya sangat antusias,” ucapnya, Rabu (18/3/2026).
Di sisi lain garasi, Jorge Martin terus menunjukkan progres adaptasi yang signifikan terhadap prototipe RS-GP26 meski finis di posisi keempat pada balapan panjang sebelumnya di Buriram.
Martin menunjukkan tanda-tanda optimisme tinggi dalam memahami karakteristik mesin Noale. Bagi Martín, kunci utama di Brasil adalah ketepatan umpan balik teknis guna mempercepat pencarian base setting di lintasan yang asing bagi sebagian besar kru tim.
“Saya sangat bersemangat untuk memulai di trek baru ini dan saya yakin bahwa pekerjaan yang dilakukan di Thailand akan memberi kami basis yang baik untuk dikerjakan di Brasil juga,” terang Martin.

“Kami harus sangat berhati-hati dalam memberikan umpan balik yang tepat, karena trek baru selalu menuntut dan akan banyak hal yang perlu disesuaikan. Namun, saya pikir bersama dengan tim Marco, kami akan mampu bersaing,” pungkasnya.
Jelas dari namanya, Autódromo Internacional de Goiânia - Ayrton Senna merupakan sirkuit yang diresmikan sejak 1974 ini membawa nama besar Ayrton Senna, memberikan tekanan emosional sekaligus tantangan fisik bagi para kontestan.
Sektor teknis yang menuntut kelincahan transisi motor akan menjadi ujian sesungguhnya bagi sasis Aprilia, sementara trek lurus panjang akan menguji seberapa besar tenaga puncak yang bisa diekstraksi dari mesin terbaru mereka.