MotoGP 2026 Austin: Seru, 3 Pabrikan di Front Row. Marco Bezzecchi dan Marc Marquez Bakal Disidang Stewards

Minggu, 29/03/2026 01:42 WIB | Rulin purba
Fabio Di Giannantonio diapit Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta. (Foto: GnG-crash)
Fabio Di Giannantonio diapit Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta. (Foto: GnG-crash)

mobilinanews (AS) - Perang tim pabrikan di GP Austin, Texas, bukan lagi antara Sucati dengan Aprilia. Tetapi juga juga sudah melibatkan KTM di baris depan. Bahkan, Honda juga sempat tarung untuk posisi start terdepan.

Itulah warna utama sesi kualifikasi GP Austin pada Sabtu (28/3) siang waktu Texas atau Minggu (29/3) dinihari WIB. Hasilnya,  w pembalap dengan pabrikan berbeda akan mengawali balapan sprint dan main race dari front row atau baris terdepan. 

Mereka adalah Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) sebagai pole sitter, Marco Bezzecchi (Aprilia) di P2 dan Pedro Acosta (KTM) di posisi ketiga.

Hebatnya, Giannantonio memecahkan rekor kecepatan Austin yang dibuat Maveick Vinales pada 2024 saat maaih di tim Aprilia. Di atas Ducati Desmosedici GP26,  Giannantonio menirehkan catatan baru 2 menit, 00,136 detik atau lebih kencang 0,7 detik dari catatan Vinales.

Catatan Giannantonio sebenarnya tak terlalu mengejutkan melihat sepak terangnya di awal musik 2026. Mengendarai GP26 seperti halnya duet Ducati Marc Marquez dan Francesco Bagnaia serta Alex Marquez (Gresini Ducati), Giannantonio adalah pembalap terbaik Ducati saat ini dengan posisi ke-4 di klasemen sementara dengan total poin 37. Kalah 19 angka dari Bezzecchi sebagai pemimpin sementara dan unggul 3 poin atas Marque di posisi kelima.

"Hari ini tim membuat perubahan besar pada motor, saya sangat puas. Tapi, ini hanyalah sebuah pole. Poin ada di balapan sesungguhnya dan itulah yang kami ingin rebut sebanyak mungkin," kata pembalap tim milik Valentino Rossi itu.

Bagnaia, Mir dan Marquez akan start dari row 2 sementara baris ketiga diisi oleh Jorge Martin (Aprilia), Alex dan Luca Marini (Honda). Artinya, rivalitaa 4 pabrikan di grup 10 Besar kali ini tampak lebih ketat.

Kalau Bagnaa cukup puas dengan posisi ke-4, Marquez justru tampak kesal dengan P6. Bukan karena kecepatannya, tapi ia merasa dihalangi oleh Bezzecchi saat hot lap. Insiden ini pun sempat jadi bahan investigasi steward dengan ancaman penalti buat Bezzecchi. 

Insiden seperti itu terjadi pada beberapa pembalap. Termasuk Marquez yang dituding menghalangi Enea Bastianini (KTM Tech3). Sayangnya, sampai tulisan ini dibuat belum ada hasil sidang tersebut. Bezzecchi pun hanya berdalih kalau ia tidak melihat Marquez di belakangnya. 

Seperti biasa, meski start dari grid 6, MM93 tetap tak bisa dikesampingkan untuk ikut tarung ke zona podium bahkan untuk berebut P1. Masalahnya hanya soal kondisi fisik usai kecelakaan pada sesi latihan Jumat. (r)