GTWCA 2026: Wamenpora Taufik Hidayat Berharap Lahir `Hero` Baru di Sirkuit Mandalika

Selasa, 07/04/2026 14:02 WIB | bagas
GT World Challenge Asia Mandalika (Foto: GTWCA)
GT World Challenge Asia Mandalika (Foto: GTWCA)

Mobilinanews (Jakarta) - Aspal panas Sirkuit Internasional Mandalika, Indonesia bersiap menjadi saksi bisu pertarungan kecepatan dalam ajang GT World Challenge Asia 2026 (GTWCA) dalam menghadapi putaran 3 dan 4 pada 2-3 Mei 2026.

Namun, lebih dari sekadar deru mesin dan kepulan asap ban, perhelatan di jantung Nusa Tenggara Barat ini mengemban misi besar sebagai motor penggerak talenta lokal sekaligus katalisator pertumbuhan ekonomi dan pariwisata nasional yang strategis.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa posisi Mandalika dalam kalender balap internasional seperti GTWCA merupakan panggung krusial bagi para pembalap tanah air.

Menurutnya, kehadiran event berskala global tersebut harus dimanfaatkan sebagai momentum transformasi bagi atlet lokal agar mampu melompat dari level nasional menuju persaingan di kancah dunia.

“Selain menjadi ajang bergengsi, kami ingin melihat atlet-atlet balap Indonesia dapat berpartisipasi dan berkembang. Berharap akan lahir pembalap-pembalap baru yang dapat mengharumkan nama bangsa di dunia internasional,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Optimisme senada juga diungkapkan oleh Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria. Ia menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini akan menampilkan dinamika balap yang lebih segar dengan penggunaan mobil spesifikasi terbaru tahun 2026.

Sebanyak 23 mobil dengan dukungan 46 pembalap dari 17 negara dipastikan akan mengadu mekanik dan strategi di lintasan sepanjang 4,3 kilometer tersebut. Priandhi menambahkan bahwa keberagaman peserta juga menjadi warna tersendiri tahun ini.

Salah satu magnet utama yang menjadi sorotan adalah hadirnya sosok Sean Gelael. Pembalap andalan Indonesia ini dijadwalkan melakoni debutnya di Sirkuit Mandalika, sebuah momen yang telah lama dinantikan oleh para pecinta otomotif nasional.

“Event GT3 selalu menghadirkan persaingan yang seru. Tahun ini, spesifikasi mobil disesuaikan dengan versi 2026. Total akan ada 23 mobil dan 46 pembalap dari 17 negara yang akan bertanding,” terangnya.

“Dari Indonesia akan ada Sean Gelael yang sudah mengonfirmasi keikutsertaannya. Selain itu, kami juga akan mengundang sepuluh pembalap wanita untuk berpartisipasi dalam kejuaraan ini dalam rangka memperingati Hari Kartini,” jelas Priandhi.

Langkah inklusif melibatkan pembalap wanita ini menjadi pesan kuat bahwa Mandalika tidak hanya mengejar aspek kompetitif, tetapi juga nilai edukasi dan penghormatan terhadap emansipasi di dunia olahraga bermotor.

Menjelang hari pelaksanaan, Wamenpora Taufik Hidayat memberikan apresiasi tinggi kepada InJourney, pengelola sirkuit, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bekerja keras mempersiapkan infrastruktur dan teknis penyelenggaraan.

“Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya event ini, termasuk media yang turut menyebarluaskan informasi,” tuturnya.

“Saya berharap gaung GT World Challenge Asia 2026 semakin luas serta mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pembangunan olahraga dan ekonomi nasional,” pungkas Taufik Hidayat.