Jetour T2 Semakin Mentereng, Pimpin Chinese SUV Bensin dan Diesel di Indonesia

Sabtu, 25/04/2026 12:24 WIB | Wilfrid Kolo
Petinggi Jetour Indonesia berpose dengan Jetour T2 setir kanan untuk Indonesia
Petinggi Jetour Indonesia berpose dengan Jetour T2 setir kanan untuk Indonesia

mobilinanews (Jakarta) - Jetour mengawali tahun 2026 dengan kinerja penjualan yang positif, yang dimotori Jetour T2 yang kini menjadi incaran konsumen.

Sepanjang Kuartal I 2026, Jetour T2 mencatatkan total distribusi (wholesale) sebesar 547 unit, sekaligus menempatkannya sebagai SUV asal China nomor satu di segmen bensin dan diesel.

Berdasarkan data penjualan pada segmen SUV bensin dan diesel selama periode tersebut, SUV T2 mencatatkan capaian tertinggi di antara model SUV asal China lainnya di kategori yang sama.

Pencapaian ini mempertegas posisi Jetour T2 di tengah kompetisi yang semakin dinamis, sekaligus menunjukkan daya saingnya yang kuat di pasar.

Di tengah kompetisi pasar yang ketat, Jetour melihat adanya pergeseran preferensi ke SUV yang mampu mengakomodasi berbagai skenario perjalanan dalam satu kendaraan, mulai dari aktivitas perkotaan, perjalanan jarak jauh bersama keluarga, hingga eksplorasi light off-road.

Melalui kombinasi desain tangguh, kabin luas, serta fitur kenyamanan dan keselamatan, Jetour T2 dinilai mampu menjawab kebutuhan tersebut secara komprehensif.

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, pergeseran kebutuhan konsumen menuju SUV yang lebih fleksibel untuk berbagai aktivitas.

“Jetour T2 hadir untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang tersebut. Dan di Kuartal I ini, Jetour T2  menunjukkan penerimaan pasar yang semakin kuat,” kata Ranggi di Jakarta.

Momentum positif tersebut turut tercermin dari performa penjualan Maret 2026, dimana Jetour mencatatkan total distribusi sebesar 270 unit. Jetour T2 berkontribusi sebesar 248 unit, mempertegas perannya sebagai kontributor utamnya.

Pencapaian di atas melanjutkan tren positif sejak awal tahun, di mana Jetour T2 telah menunjukkan kontribusi signifikan sejak fase awal distribusinya di pasar.

Dari sisi retail, Jetour membukukan penjualan sebesar 225 unit pada bulan yang sama, dengan Jetour T2 menyumbang 187 unit.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Jetour terus memfokuskan strategi pada penguatan lini produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Langkah ini menjadi bagian dari pembaruan portofolio dengan menitikberatkan pada model yang memiliki daya saing kuat serta potensi pertumbuhan jangka panjang di pasar Indonesia.

Selaras dengan strategi tersebut, Jetour mengusung filosofi “Travel+” sebagai dasar dalam menghadirkan produk dan pengalaman merek.

Melalui pendekatan ini, kendaraan tidak hanya diposisikan sebagai alat mobilitas, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup yang mendukung berbagai kebutuhan perjalanan konsumen.

Untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan, Jetour juga secara bertahap memperluas akses konsumen melalui penguatan jaringan dealer, peningkatan layanan purna jual, serta berbagai inisiatif merek yang bertujuan menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih menyeluruh.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kehadiran Jetour di Indonesia, baik melalui pengembangan produk maupun peningkatan pengalaman konsumen secara menyeluruh,” tutup Ranggy.