mobilinanews (Hungaria) - Tak perlu waktu lama, stewards FIM memutuskan Jorge Martin (Aptilia) sebagai pemicu kecelakaan horor melibatkan 5 pembalap di tikungan pertama selepas start main race GP Hungaria, Minggu (Minggu 7/6).
Saat itu Martin berusaha menyodok rekan setimnya di Aprilia yang juga rival utama dalam perburuan gelar tahun ini, Marco Bezzecchi, memasuki mulut tikungan pertama dengan agresif. Motor Bezzecchi diseruduk dan kemudian berdampak pada Raul Fernandez (TrackHouse Aprilia), Fermin Aldeguer (Gresini Ducati) dan Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati).
Semuanya bergelimpangan. Hanya Giannantonio yang bisa bangkit meneruskan balapan dan finish P12 dengan ganjaran 4 poin. Empat pembalap lainnya DNF. Martin dibawa ke klinik sirkuit dan belakangan Bezzecchi juga dibawa timnya ke sana.
CEO Aprilia Massimo Rivola dengan nada kesal terang-terangan menuding Msrtin sebagai penyebab insiden yang sangat merugikan skuad Aprilia itu. Ia menuding manuver Martin sangat konyol dan agresif.
Kesimpulan sama diambil stewards yang bersidang. Juara dunia 2024 disahkan sebagai pemicu kecelakaan. Ia pun diganjar hukuman berat berupa long lap penalty (LLP) ganda pada race berikutnya di Rep.Ceko. seksli LLP saja sudah sangat merugikan pembalap dengan kehilangan waktu kisaran 2-3 detik. Dengan hukuman sebesar itu maka dipastikan Martin tak bakal jadi juara di Ceko nanti.
Start dari P8 sesungguhnya taktik yang dilakukan Martin wajar saja, dengan harapan memperbaiki posisi selepas tikungan pertama. Sasaran utamanya adalah berada di depan Bezzecchi yang rekan setim dan saingan dalam perburuan gelar. Terlebih lagi Martin sudah kalah 20 poin.
Hal itu sukses ia lakukan di sesi sprint race dengan hasil P3 selepas tikungan pertama dan finish di haris akhir dengan posisi kelima. Sementara Bezzecchi finish podium ketiga.
Sialnya, taktik sama tak berhasil di main race. Sebelumnya di GP Jepang ia juga krna kasus yang sama dengan hukuman yang sama. (r)