mobilinanews (Belanda) - Tiga motor Aprilia RS-GP menembus garis finish GP Belanda, Minggu (28/6, membuat pergeseran signifikan pada tabel klasemen kejuaraan dunia 2026.
Sejak garis start, seri ini sudah tampak milik Aprilia dimana 4 pembalapnya menduduki posisi 4 terdepan di garis start. Sialnya, hanya tiga yang bertarung panjang dalam 26 laps menuju garis finish. Tanpa pemimpin klasemen sementara Marco Bezzecchi yang kecelakaan di awal balapan. Kecelakaan parah yang mengharuskan pembalap Italia itu dapat perawatan di klinik medis.
Rekan setim Bezzecchi di tim pabrikan Aprilia, Jorge Martin, yang start dari pole position langsung memimpin balapan. Bersaing dengan dua joki tim Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez dan AI Ogura.
Dan, 9 laps jelang laga berakhir, Martin mulai kendor dan hanya bertahan dari serangan dua pembalap satelit Aprilia itu. Bisa dimaklumi kalau ia lebih memilih hindari resiko karena finish P3 saja ia sudah memastikan menjadi pemimpin baru klasemen sementara, menggusur Bezzecchi yang duduk di singgasana itu sejak awal musim.
Ujungnya, Ogura sukses memenangkan persaingan dengan Fernandez. Meraih kemenangan pertamanya di MotoGP dan mewujudkan penantian panjang Jepang, 22 tahun, untuk kembali juara di panggung MotoGP.
Mendapuk 25 poin, Ogura juga membuat perubahan penting di papan klasemen. Ia promosi ke peringkat 4 klasemen, menggusur Marc Marquez (Ducati) yang finish P7. Sempat merapat ke baris depan dari start P7, laju Marquez mulai keteteran setelah separuh waktu balapan berlangsung. Bisa jadi hal lit lantaran ia mengganti ban depan GP26-nya ke kompon lembut sesaat sebelum start.
Start 1-2-3-4 dan finish 1-2-3 menjadi sinyal Aprilia memang tak bisa diabaikan Ducati musim ini baik dalam kejuaraan dunia pembalap, tim dan konstruktor.
Pada klasemen pembalap, kini Martin menjadi penguasa baru dengan total poin 193. Disusul Bezzecchi dengan nilai 186.
Rider tim VR46 Ducati Fabio Di Giannantonio yang finish P4 tetap di peringkat 3 dengan tabungan 177 poin dan semakin dekat dengan Bezzecchi tetapi saat sama dapat ancaman serius dari Ogura yang sudah mengantongi 168 poin.
Marquez yang digusur Ogura kini ada di peringkat 5 dengan total poin 153. Masih lumayan jauh dari kemarin Fernandez yang ada di P6 dengan jumlah poin 138.
Karena serial balap masih panjang dan ketatnya persaingan di level atas maka kini perburuan gelar terbuka bukan hanya antar Bezzecchi, Martin dan Marquez seperti sebelum ini. Peluang juga tersedia untuk Giannantonio dan Ogura.
Untuk Ogura, kesempatan langka itu tentu akan ia perjuangkan dengan mentalitas tarung gaya Jepang, all out. Yang pasti, katanya, ia ingin menikmati dan mensyukuri apa yang sudah diraih saat ini dan akan mencoba untuk terus berkembang.
"Ini balapan fantastis. Saya tak bisa bicara banyak, tapi ini saya persembahkan buat rakyat Jepwng," katanya dengan mata berkaca seusai balapan.
Dan, percobaan dan perjuangan Ogura berikutnya terjadi di GP Jerman, Sirkuit Sachsenring, trek favorit Marquez. Akankah ia berjumpa.lagi denganMarquez seperti pada saat ini dan seri sebelumnya? (r)
Sebelum anda keluar, cari tahu dulu :