Kado Manis HUT RI ke-81, Ducati MX Team Indonesia Sabet Double Podium di FMSCT Thailand Motocross 2026

Senin, 17/08/2026 22:07 WIB | bagas
Diva Ismayana #26 dan M Zidane #404 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)
Diva Ismayana #26 dan M Zidane #404 - Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)

Mobilinanews (Thailand) - Dua pembalap Ducati MX Team Indonesia, M Zidane dan Diva Ismayana, mencetak rekor manis di FMSCT Thailand Motocross 2026 seri ke-8. Berlaga di Thailand Motorsport Training Course, Chonburi, keduanya berhasil mengamankan podium.

Laga yang berlangsung tepat di perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia ini menghadirkan tantangan trek pasir berdebu. Lintasan berkarakter lunak tersebut memaksa pembalap mengubah setelan suspensi dan teknik manuver kemudi.

Karakter sirkuit berpasir memberikan pengalaman balap yang berbeda dibandingkan trek tanah keras pada seri sebelumnya. Setiap pembalap dituntut menjaga ritme mesin agar roda belakang tidak terperangkap sedimen pasir halus.

M Zidane langsung melesat meraih holeshot dan memimpin sepuluh menit pertama. Pembalap muda ini menaklukkan pasir halus dengan cermat, menahan tekanan ketat para rival asal Jepang, Australia, serta pembalap tuan rumah.

Penguasaan throttle yang mulus membuat laju motor Ducati milik Zidane tetap stabil di barisan terdepan. Manuver presisi saat melintasi alur balap berpasir menjadi kunci utama dalam mengendalikan kecepatan akselerasi motor.

“Saya gembira meraih holeshot dan podium ketiga di trek pasir kesukaan saya. Hasil manis pada FMSCT seri kedelapan ini kami persembahkan khusus sebagai kado HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ucap Zidane.

Sementara Diva Ismayana berjuang dari barisan tengah akibat kendala traksi roda belakang. Namun, ia bertahap menemukan irama balap optimal saat melibas tikungan tajam dan gundukan pasir yang menguras stamina para pembalap.

Diva terus melakukan penyesuaian gaya berkendara demi memaksimalkan daya cengkram ban pada permukaan pasir. Kegigihannya memangkas jarak secara perlahan membuka peluang emas untuk merebut posisi grid yang lebih tinggi.

“Meskipun terbiasa dengan lintasan tanah keras, saya tetap tenang menjaga irama. Overtake di tikungan pamungkas menjadi momen krusial untuk mengamankan ganjaran hasil terbaik bagi nama bangsa,” tutur Diva.

Persaingan sengit terjadi melawan jawara MXGP Yuki Okura dan Kirk Gibbs. Meski posisi puncak tergeser pertengahan laga, Zidane fokus menjaga kestabilan daya cengkram ban untuk amankan posisi ketiga hingga garis finis usai.

Ketahanan fisik para pembalap diuji secara maksimal sepanjang balapan sengit berdurasi 25 menit ditambah dua lap tersebut. Temperatur lintasan yang tinggi berpadu dengan debu tebal semakin memperberat perjuangan para rider.

Ancaman konstan dari pembalap Thailand, Jiraj Wannalak, membuat pertarungan memperebutkan barisan depan semakin panas. Baik Zidane maupun Diva harus ekstra waspada menutup ruang tembak agar posisi mereka tidak tergeser.

Drama mendebarkan terjadi pada lap pamungkas balapan berdurasi 25 menit plus dua lap. Diva melepaskan manuver late braking spektakuler di tikungan akhir, merebut posisi keempat tepat dari cengkeraman pembalap Thailand.

Aksi dramatis tersebut memastikan Ducati MX Team Indonesia mengamankan dua tempat bergengsi di jajaran empat besar. Keberhasilan ganda ini mempertegas kapasitas pembalap Tanah Air di kancah motocross internasional.

“Zidane dan Diva membuktikan kualitas motocrosser nasional sanggup mengimbangi pembalap kelas dunia. Dua tempat podium ini penegas bahwa Indonesia siap mendominasi laga internasional,” ungkap Johny Pranata, Manajer Tim Ducati MX Team Indonesia.

Keberhasilan Ducati MX Team Indonesia meraih double podium di Thailand menjadi pemicu semangat baru bagi perkembangan olahraga otomotif Tanah Air, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal siap bersaing di kancah dunia.