MotoGP 2026 Indonesia: Aleix Espargaro Perkuat Skuad Honda di Mandalika. Bakal Lempar Helm Lagi?

Selasa, 06/10/2026 21:36 WIB | Rulin purba
Aleix Espargaro (Spanyol/Honda). (Foto: rtve)
Aleix Espargaro (Spanyol/Honda). (Foto: rtve)

mobilinanews (Nusa Tenggara Barat) - Rider senior Aleix Espargaro (Spanyol) yang kini jadi development rider tim pabrikan Honda dipastikan mengaspal lagi di Sirkuit Mandalika akhir pekan ini dalam hajatan GP Indonesia.

Mantan pembalap Aprilia yang sukses mengembangkan RS-GP itu akan membesut motor tim pabrikan Honda. Ia menggantikan Joan Mir yang masih minggir karena cidera.  Aleix akan berdampingan dengan Luca Marini di atas Honda RC213V.

Pensiun dari Aprilia, abangnya Pol Espargaro itu gabung dengan Honda sebagai tester sekaligus pembalap pengembang. Namun, kecelakaan fatal saat tes awal musim 2026 di Malaysia, ia harus istirahat panjang dan jarang naik motor. Sampai sekarang pun belum sembuh total.

Tapi, Honda tak punya pilihan selain meminta Aleix keluar dari masa pensiunnya sebagai pembalap. Soalnya, tester Honda lainnya, Takaaki Nakagami mengalami kecelakaan di GP Jepang pekan lalu saat bertanding dengan tiket wild card. Sementara pembalap pengganti Mir di Jepang, Somkiat Chantra (Thailand) punya jadwal bentrok dengan WSBK.

Ksrena itu Aleix bilang tidak memikirkan hasil finish meski mengaku senang mengaspal lagi di sirkuit dan juga happy ke Mandalika yang pernah membuatnya sangat terkesan.

"Yang realistis adalah bagaimana kami mendapatkan masukan penting untuk pengembangan motor. Saya fokus ke situ saja," ucap Espargaro yang juga berperan membantu Honda mengembangkan motor 850cc ke musim tahun depan.

Bersama Aprilia, Aleix mempunyai pengalaman 3 kali balapan di Mandalika pada musim 2022, 2023 dan 2024 dengan hasil finish P9 dan 10 serta retire pada penampilan terakhirnya.

Ia sempat jadi buah bibir dan langsung terkenal di Indonesia pada musim 2022, tahun pertama Mandalika menghelat MotoGP. Saat itu ia menantang fans MotoGP di Indonesia dengan janji akan melemparkan hadiah helm yang ia pakai ke tribun penonton jika follower instagram-nya menembus angka 1 juta.

Tak sampai 24 jam, pengikutnya pun melambung lebih dari 1 juta, membuktikan besar dan antusiasnya penggemar MotoGP di negeri ini.

Dan, usai finish raceday saat itu, Aleix melepas helm KYT-nya, berlari ke arah tribun dan melemparkan helm itu ke arah penonton yang berebut.

Helm khusus itu berharga berkisar  Rp 8 sampai Rp 9 juta di pasaran. Namun, karena cerita di belakangnya dengan nama seorang rider senior MotoGP maka nilainya tak ternilai bagi seorang pemuda yang memenangkan perebutan di tribun.

Saat itu fans di Indonesia pun menantang Aleix  untuk mengulang hal sama pada tahun berikutnya. Ia tinggal sebutkan target follower yang diinginkan. Sayangnya, itu tak pernah lagi terjadi.

Untuk edisi Mandalika 2026 ini belum ada kata dari Aleix apakah bakal lempar helm lagi pada Minggu (11/4) nanti. (r)