Mobilinanews (Korea Selatan) - Produsen otomotif terkemuka asal Korea Selatan yaitu Kia secara resmi mengumumkan program penarikan kembali alias recall untuk kendaraan listrik canggih andalan mereka.
Mengutip Carscoops, Kamis (27/8/2026), kampanye recall ini melibatkan model Kia EV9 tahun produksi 2025 dan 2026 setelah ditemukan adanya masalah serius pada kantung udara atau airbag.
Masalah keselamatan ini dinilai sangat krusial karena berpotensi mendatangkan bahaya nyata bagi penumpang, terlebih anak-anak yang duduk di kursi penumpang bagian depan.
Berdasarkan laporan dari lembaga keselamatan berkendara federal, sistem deteksi penumpang di dalam kendaraan tersebut dikabarkan tidak berfungsi semestinya.
Kendala utama terletak pada bagian tabung kandung matras sistem deteksi yang sangat rentan terjepit ketika posisi kursi penumpang diatur paling tinggi.
Kondisi terjepitnya komponen penting tersebut menyebabkan sistem gagal menonaktifkan kantung udara depan saat seorang anak kecil menempati kursi tersebut.

Akibat kegagalan sistem pengaman ini, risiko terjadinya cedera serius pada anak-anak meningkat drastis sekaligus melanggar standar keselamatan federal.
Pihak penyelidik dan pabrikan mengonfirmasi bahwa akar permasalahan ini bersumber dari kesalahan perutean komponen selang oleh pihak penyuplai komponen.
Meskipun demikian, diperkirakan hanya sekitar enam persen dari total keseluruhan kendaraan yang ditarik benar-benar mengalami kerusakan aktual di lapangan.
Para pemilik kendaraan dapat mengenali gejala awal kerusakan ini melalui menyalanya lampu peringatan kantung udara pada panel instrumen kemudi mobil.
Selain itu, indikator sabuk pengaman juga kerap berbunyi sendiri secara keliru meskipun kursi bagian depan penumpang dalam keadaan kosong tanpa ada beban.
Surat pemberitahuan resmi dijadwalkan mulai dikirimkan kepada konsumen pada pertengahan Oktober mendatang agar segera mendatangi diler resmi terdekat.