Mobilinanews (Motegi) - Tim Aprilia Racing resmi bersiap mengarungi tur Asia yang diawali dengan balapan bergengsi MotoGP 2026 di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang. Seri ke-15 ini bakal menjadi momen penentu krusial dalam perebutan gelar juara.
Jorge Martin datang ke Negeri Sakura membawa modal kepercayaan diri yang sangat tinggi usai meraih hasil mengagumkan di Sirkuit Spielberg. Kemenangan pada Sprint dan podium kedua balapan utama mengantarkannya kembali memuncak.
Pembalap asal Spanyol tersebut bertekad kuat menjaga konsistensi performanya bersama motor Aprilia RS-GP26. Target utamanya jelas untuk mempertahankan pimpinan klasemen sementara dari kejaran pesaing terdekatnya di Asia.
“Tur Asia dimulai dan kami melangkah ke sini pada waktu yang sangat tepat. Kami bekerja amat baik sebagai tim, dan terima kasih untuk Aprilia,” ungkap Jorge Martin dalam keterangan resminya, Selasa (29/9/2026).

“Kita harus terus melangkah di jalur ini, menjaga konsistensi, dan fokus pada target. Saya sangat menghormati budaya Asia dan tidak sabar membalap di hadapan pendukung Jepang. Fase krusial dimulai, ayo!,” tambah Martin.
Di sisi lain garasi, Marco Bezzecchi juga tiba di Motegi dengan semangat membara setelah rentetan hasil positif pada seri Austria. Pembalap asal Italia tersebut berhasil mengamankan dua podium ketiga yang sangat solid.
Hasil mengesankan di Spielberg memberikan suntikan optimisme ekstra bagi Bezzecchi. Ia menatap balapan di Jepang dengan rasa percaya diri tinggi serta berniat melanjutkan pertarungan sengit demi merebut barisan terdepan.
Bezzecchi pun tidak bisa menyembunyikan antusiasmenya untuk segera mengaspal. “Sangat menyenangkan bisa ke Jepang. Saya tidak sabar bertemu fans. Saya amat menyukai lintasan Motegi dan kami tampil bagus tahun lalu,” ucapnya.
“Target utama kami adalah menjalani akhir pekan yang impresif dan melanjutkan tren kerja keras yang sudah dibangun selama ini,” tutur pembalap Italia itu menegaskan komitmennya menjelang sesi latihan bebas mendatang.
Sirkuit Mobility Resort Motegi, yang dikenal luas sebagai Twin Ring Motegi, menyajikan tantangan teknis tersendiri bagi para pembalap. Karakter lintasan stop and go menuntut performa pengereman yang luar biasa ekstrem.

Lintasan ini memadukan sedikit tikungan cepat dengan banyak tikungan lambat yang membentang panjang. Sambungan trek lurus di antara tikungan tersebut menjadikan sirkuit ini salah satu yang paling menyiksa sistem rem.
Memiliki panjang lintasan mencapai 4,8 kilometer, Motegi dirancang searah jarum jam dengan total 14 tikungan. Karakteristik teknis sirkuit tersebut mencakup 8 tikungan ke arah kanan serta 6 tikungan meliuk ke arah kiri.
Kombinasi cuaca serta iklim unik Asia Tenggara dan Timur kerap menghadirkan kejutan tersendiri bagi setiap tim. Aprilia Racing telah menyiapkan setelan mekanis khusus agar kedua RS-GP26 mampu beradaptasi secara optimal.
Dengan semangat membara dari dua pembalap andalannya, Aprilia Racing siap menyajikan pertunjukan spektakuler di Jepang. Akhir pekan ini akan menjadi panggung pembuktian ketangguhan mereka di tengah ketatnya persaingan.