Mobilinanews (Motegi) - Sesi latihan seri putaran ke-16 Moto3 2026 di Sirkuit Motegi, Jepang, berlangsung sangat sengit. Seluruh pembalap muda bersaing ketat demi mengamankan posisi terbaik sejak hari pertama pekan balapan.
Pembalap asal Argentina, Marco Morelli, sukses mencatatkan waktu tercepat dan memimpin sesi latihan awal ini. Morelli dari CFMoto Gaviota Aspar Team menorehkan rekor waktu 1 menit 55,280 detik pada putaran ke-15.
Tuan rumah diwakili Ryusei Yamanaka yang menempel ketat di urutan kedua dengan selisih sangat tipis 0,016 detik saja. Yamanaka menunggangi motor KTM milik tim AEON Credit - MT Helmets - MSI dengan konsistensi tinggi.
Posisi ketiga dan keempat masing-masing ditempati oleh Brian Uriarte serta Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo. Kedua pembalap muda Spanyol tersebut tampil sangat dominan dengan selisih waktu di bawah 0,120 detik.

Sorotan utama seluruh masyarakat Indonesia tertuju pada performa memukau yang ditunjukkan oleh Veda Ega Pratama. Pembalap andalan Honda Team Asia itu tampil sangat percaya diri menghadapi gempuran para rival Eropa.
Veda Pratama berhasil mengamankan posisi kedelapan (P8) usai menembus catatan waktu 1 menit 55,597 detik saja. Hasil impresif tersebut memastikan dirinya lolos langsung ke babak Kualifikasi 2 (Q2) tanpa harus melewati Q1.
Tak hanya catatan waktunya yang tajam, Veda juga sukses menorehkan rekor top speed tertinggi di sesi ini. Pembalap bernomor #9 tersebut mampu melesat tajam hingga kecepatan 224,0 km/jam pada trek lurus Motegi.
Kecepatan maksimal Veda Pratama berhasil mengungguli pembalap Ryota Ogiwara yang mencatatkan 223,6 km/jam. Ketajaman performa mesin Honda milik Veda terbukti sangat kompetitif untuk bisa menembus jajaran atas balapan.
Veda mempertajam catatan waktunya pada lap ke-14 dari total 14 putaran yang ia jalani saat sesi latihan berlangsung. Konsistensi peningkatan ritme balap ini menunjukkan pemahaman lintasan Motegi yang kian matang.
Rekan satu tim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani, harus puas mengakhiri sesi latihan pada posisi ke-18. Mitani mencatatkan waktu 1 menit 56,392 detik sehingga harus berjuang terlebih dahulu dari kualifikasi Q1.

Persaingan sengit di papan atas sepuluh besar diwarnai nama Valentin Perrone, Maximo Quiles, serta David Muñoz. Matteo Bertelle dan David Almansa melengkapi jajaran pembalap yang lolos langsung menuju sesi Q2 utama.
Kondisi lintasan Mobility Resort Motegi berada dalam keadaan yang sangat kering dengan suhu udara 24 derajat Celsius. Temperatur permukaan trek mencapai 35 derajat Celsius yang mendukung cengkeraman ban motor.
Keberhasilan menembus babak Q2 secara langsung memberikan keuntungan strategis yang besar bagi Veda Pratama. Ia tidak perlu menguras stamina dan usia ban pada sesi Q1 sebelum perebutan pole position di esok hari.
Pencapaian manis pada sesi latihan Jumat ini membuka peluang besar bagi Veda meraih grid depan di Jepang. Seluruh dukungan publik Tanah Air kini mengalir sangat deras menantikan aksi sang pembalap di babak penentuan.