Mobilinanews (Motegi) - Sesi kualifikasi seri putaran ke-16 Moto3 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang berjalan panas. Pembalap David Almansa berhasil merebut pole position setelah mengukir waktu terbaik 1 menit 54,572 detik di sesi Q2.
Di belakang posisi Almansa, Brian Uriarte menempati posisi kedua dengan selisih sangat tipis 0,045 detik. Alvaro Carpe menyusul di urutan ketiga untuk melengkapi seluruh barisan terdepan kualifikasi yang sengit ini.
Perhatian pecinta balap tanah air Indonesia tertuju pada sosok pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama. Veda tampil sangat impresif di awal sesi sebelum nasib kurang beruntung menghampirinya di lintasan.
Veda Pratama membuktikan potensi besarnya dengan mencetak kecepatan puncak tertinggi pada sesi kualifikasi kedua ini. Pembalap bernomor #9 tersebut berhasil mencatatkan top speed resmi hingga 225,0 km/jam.

Sayangnya saat berusaha keras mengasah catatan waktunya pada putaran ketiga, Veda Pratama mengalami insiden hebat. Ia mengalami crash high side yang keras sehingga tidak bisa melanjutkan sisa sesi kualifikasi Q2.
Insiden tersebut menghentikan perjuangannya lebih awal dengan mengantongi catatan waktu terbaik 1 menit 56,417 detik. Hasil dari lap kedua tersebut menempatkan Veda Ega Pratama di urutan ke-18 sesi kualifikasi.
Meski menyelesaikan kualifikasi di posisi ke-18, Veda Pratama mendapat keuntungan urutan start untuk balapan esok. Penalti grid yang dijatuhkan FIM MotoGP Stewards kepada dua pembalap lain sangat menguntungkan Veda.
Berkat hukuman bagi Joel Kelso dan Joel Esteban tersebut, Veda Ega Pratama berhak maju dua posisi di starting grid. Pembalap muda asal Indonesia ini dipastikan akan mengawali balapan utama seri Motegi dari grid 16.
Sementara itu di barisan depan kualifikasi, Maximo Quiles mengamankan tempat keempat dengan waktu 1 menit 54,854 detik. Matteo Bertelle menyusul ketat di posisi kelima untuk mengisi jajaran lima pembalap teratas.
David Muñoz menempati urutan keenam setelah mencetak lap 1 menit 55,147 detik pada sesi kualifikasi Q2. Pembalap asal Finlandia, Rico Salmela, mengunci tempat ketujuh dengan catatan waktu 1 menit 55,247 detik.

Valentin Perrone serta Marco Morelli masing-masing mengisi urutan kedelapan dan kesembilan pada hasil kualifikasi Q2. Pembalap tuan rumah Jepang, Ryusei Yamanaka, sukses menutup jajaran posisi sepuluh besar.
Kendati mengalami crash high side cukup berat, performa impresif Veda Pratama tetap memberi angin segar. Tim mekanik Honda Team Asia bekerja keras menyiapkan motor terbaik agar Veda siap bertarung esok hari.
Kecepatan puncak lurus 225,0 km/jam milik Veda menjadi modal penting untuk melakukan aksi overtaking di Motegi. Start dari posisi ke-16 memberikan tantangan tersendiri bagi sang pembalap untuk menembus zona poin.
Balapan sepanjang 17 putaran di Mobility Resort Motegi dipastikan bakal menyajikan duel yang sangat menegangkan. Publik balap Indonesia tentu berharap Veda Pratama mampu bangkit dan meraih hasil terbaik di Jepang.