Mobilinanews (Motegi) - Ajang balap Moto3 2026 seri ke-16 yang berlangsung di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang, Minggu (4/10/2026), menyajikan persaingan sengit. Lintasan kering memberikan drama luar biasa hingga garis finis.
Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP, David Almansa #22, tampil luar biasa sepanjang 17 putaran. Almansa terlibat duel sengit memperebutkan podium tertinggi melawan rival beratnya, Maximo Quiles #28 dari tim Aspar.
Lewat pertarungan yang sangat ketat di lap pamungkas, Almansa sukses mengunci kemenangan dengan selisih tipis 0,046 detik. Quiles harus puas di posisi kedua meskipun terus menekan hingga garis finis Motegi.
Podium ketiga berhasil diraih oleh Alvaro Carpe yang membela tim Red Bull KTM Ajo. Carpe finis di belakang dua pembalap terdepan dengan selisih jarak 2,738 detik setelah berjuang keras di barisan depan.

Sorotan utama publik Indonesia tertuju pada pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama. Rider muda berbakat ini kembali menunjukkan semangat pantang menyerah demi mencetak poin penting di bumi Sakura tersebut.
Mengawali balapan dari barisan belakang, Veda Pratama harus bekerja ekstra keras merangkak naik. Persaingan di rombongan tengah yang sangat padat membuat pergerakannya membutuhkan kecermatan tinggi pada setiap tikungan.
Di tengah perjuangannya menembus barisan depan, Veda Pratama sempat mendapatkan peringatan batas lintasan. Meski demikian, kendala tersebut tak menyurutkan fokus sang pembalap untuk terus memacu motor Honda miliknya.
Performa impresif Veda terbukti saat ia mencatatkan waktu lap terbaik pribadinya di putaran ke-17 dengan kurun 1 menit 55,987 detik. Ketenangan mengelola ritme balap menjadi kunci keberhasilannya melesat.
Veda Pratama akhirnya menyentuh garis finis di urutan ke-11 dengan selisih 21,120 detik dari sang juara. Hasil ini mengamankan 5 poin berharga bagi sang pembalap di seri balapan yang berlangsung sangat ketat ini.
Dalam hal kecepatan maksimal, motor balap Honda yang dikendarai Veda menorehkan top speed mencapai 225,9 km/jam. Catatan tersebut membuktikan potensi kompetitif paket motor yang ditunggangi Veda di Motegi.

Tambahan 5 poin dari Motegi membuat koleksi poin Veda Pratama kini mencapai 105 poin. Poin ini menempatkannya sejajar dengan pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang finis persis satu posisi di belakang Veda saat race.
Dalam tabel klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3 2026, Veda Pratama bertengger kokoh di peringkat ke-8 dunia. Prestasi bertahan di jajaran 10 besar kejuaraan dunia merupakan pencapaian membanggakan bagi Indonesia.
Secara keseluruhan, klasemen kejuaraan dunia Moto3 2026 masih dipimpin oleh Maximo Quiles dengan akumulasi 326 poin. Persaingan konstruktor pun menempatkan KTM di posisi teratas disusul oleh pabrikan Honda.
Keberhasilan Veda meraih poin di Motegi menjadi modal berharga menyambut seri berikutnya. Dukungan dari para penggemar di tanah air diyakini akan kian membakar semangat sang pembalap muda untuk terus berprestasi.