Inilah Penampakan Supercar Jet Siluman Pertama Asal Arab!

Selasa, 09/02/2016 01:37 WIB |
Desain eksteriornya menyerupai jet tempur Stealth
Desain eksteriornya menyerupai jet tempur Stealth

mobilinanews (Abu Dhabi) – Di Timur Tengah, tepatnya di Qatar tentulah sudah tidak asing menemukan supercar di jalanan ibukota Doha. Berbagai merek ternama seperti Ferrari, Maserati hingga Lamborghini yang merupakan kendaraan operasional kepolisian setempat sangat mudah dijumpai di jalanan ibukota.

Namun super car yang tampak pada gambar tentunya bukanlah sembarang supercar karena mobil yang menyerupai jet tempur siluman”Stealth” ini merupakan prototype karya supercar pertama yang diproduksi di Qatar dan telah dipublish di Qatar motor Show 2016.

Menariknya lagi, mobil yang mengusung mesin V8 bertenaga 525hp ini didesain oleh seorang pemuda yang masih berusia 27 tahun. Dari segi pendanaan, sang desainer, Ziaulah mendapatkan sokongan dari Dana Riset Qatar yang bekerjasama dengan Ali Bin Ali Group, sebuah perusahaan yang sering berkontribusi memajukan industri otomotif di Timur Tengah.

“Saya suka sekali mengembangkan produk yang kreatif. Sebuah kebanggaan hasil karya saya dapat diluncurkan,” ujar sarjana tehnik dari Texas A&M cabang Doha kepada CNN. Diakuinya hobi menggambar sketsa supercar sudah dilakoninya sejak ia duduk di bangku SMA.

Imad Hasyim selaku Corporate Communication Manager Ali Bin Ali Group, menilai prototype karya Ziaulah merupakan kreasi kebanggan anak bangsa. Bahkan bukan tidak mungkin kedepannya supercar yang dinamai The Elibriea siap untuk diproduksi secara massal.

“Ini merupakan hasil karya yang canggih dan bisa digarap lebih baik secara profesional. Kami tidak hanya berhenti di prototype namun juga berencana memproduksinya secara massal,” Ungkap Imad. Melirik desain eksteriornya tampilan The Elibriea sangatlah futuristik. Desain ini pulalah yang mengundang banyak pro dan kontra. Namun Ziaullah tak bergeming dengan semua respon negatif yang melihat desain karyanya sebagai super car terburuk yang pernah ada.

“Saya cukup berpegangan dengan sekelompok orang yang suka melihat hasil karya saya. Hal ini sudah cukup bagi saya untuk melakukan pengembangan lebih lanjut dibandingkan harus menanggapi opini negatif yang beredar di Youtube ataupun media online,” pungkas Ziaullah.

Bagaimana menurut anda, apakah kendaraan ini layak dikatakan sebuah supercar?